KTT PT. SBE Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Pencemaran Limbah Ke sungai Daluman Pegat Bukur, Sambaliung

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Berau- Dugaan pencemaran Sungai Daluman kembali memicu kekhawatiran warga di wilayah Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Masyarakat di wilayah Pegat Bukur dan sekitar nya, diingatkan untuk mewaspadai kondisi air yang diduga telah tercemar oleh limbah tambang batu bara PT. Supra Bara Energi (SBE) Rabu, 30,Juli, 2025

Saat LSM, Warga, Media,dan Dinas DLHK Meninjau ke lokasi tersebut, Air sungai yang sudah tampak keruh dan berwarna cokelat tua.

Disini, dampak pencemaran begitu dirasakan warga yang wilayahnya juga dilintasi aliran Sungai Daluman. Seperti diungkapkan oleh Rani (47), salah satu warga yang tinggal di kawasan tersebut sejak tahun 1980.

Baca Juga :  Helmi Abdullah Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Capaian WTP yang Ke 12

“Jadi sejak kecil dulu, kami sekeluarga sangat tergantung dengan Sungai Daluman. Untuk minum, mandi dan keperluan lainnya,” katanya.

Ia bercerita. Air Sungai tersebut sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan oleh warga untuk pertanian, mandi, mencuci hingga minum .

Hanya saja, kondisi air berubah drastis ketika tambang batubara PT.SBE beroperasi.

“Kami yang tinggal di sekitar sungai inilah yang merasakan dampaknya. Sekarang kami tidak bisa menggunakan air itu lagi,”ujarnya.

Salah satu Warga Dirwansyah mengatakan, dampak pembuangan limbah batu bara PT. SBE ke Sungai Daluman selain menghancurkan ekosistem sungai, juga mencemari sumber air minum bagi warga pegat bukur , Bena baru, Inaran dan sekitarnya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Mega Proyek dengan Nilai Miliaran Rupiah yang Menghubungkan Ruas Jl. Sultan Alimudin dan Jl. Kakap

Ia mengatakan, solusi terbaik adalah mencabut izin tambang yang ada di sungai tersebut yang menjadi sumber pencemaran.

“Ini sudah berkali-kali mereka lakukan. Ini adalah tindakan biadab yang mengabaikan keberadaan masyarakat di Kampung Pegat bukur, Inaran,dan Bena baru,” Ketua RT. 01 Yani

Ketua Rt. 02 Pegat Bukur Yani mengatakan, pencemaran air Sungai Daluman berulang akibat industri ekstraktif pertambangan perlu diselesaikan tuntas. Sebab, hal itu mengorbankan kesehatan lingkungan serta hak hidup masyarakat setempat.

KTT PT. SBE Hendra Saat berada d lokasi Langsung di konfirmasi oleh awak Media Sama sekali tidak Memberikan Jawaban / dan memilih bungkam saat dikonfirmasi.

Berita Terkait

DPRD Samarinda Soroti Maraknya Pertamini di Samarinda, Adnan Faridhan ; Pemkot Tak Gegebah Lakukan Penertiban
Viktor Yuan Minta Pemkot Kaji Ulang Revitalisasi Pasar Segiri 2027 Mengingat Keuangan Daerah yang Belum Stabil
Helmi Abdullah Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Capaian WTP yang Ke 12
DPRD Samarinda Nilai kebijakan Kemendikdasmen kontradiktif dengan Realita Kurikulum yang Ada
DPRD Samarinda Soroti Mega Proyek dengan Nilai Miliaran Rupiah yang Menghubungkan Ruas Jl. Sultan Alimudin dan Jl. Kakap
Anhar Soroti Minimnya Serapan Tenaga Kerja Lokal di Berbagai Proyek Infrastruktur Samarinda
Usai Gelar Rapat Paripurna, DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan
Gelar Rapat Bersama BPKAD Samarinda, Iswandi Minta Pemkot Segera Lunasi Utang 400 Miliar
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:58 WIB

Viktor Yuan Minta Pemkot Kaji Ulang Revitalisasi Pasar Segiri 2027 Mengingat Keuangan Daerah yang Belum Stabil

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:24 WIB

Helmi Abdullah Apresiasi Pemkot Samarinda Atas Capaian WTP yang Ke 12

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:17 WIB

DPRD Samarinda Nilai kebijakan Kemendikdasmen kontradiktif dengan Realita Kurikulum yang Ada

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:13 WIB

DPRD Samarinda Soroti Mega Proyek dengan Nilai Miliaran Rupiah yang Menghubungkan Ruas Jl. Sultan Alimudin dan Jl. Kakap

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:08 WIB

Anhar Soroti Minimnya Serapan Tenaga Kerja Lokal di Berbagai Proyek Infrastruktur Samarinda

Berita Terbaru