DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Perpindahan Siswa, Novan Minta Evaluasi Zonasi Pendidikan

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menyoroti meningkatnya perpindahan siswa antar sekolah pada tahun ajaran berjalan, terutama di tingkat SD dan SMP. Fenomena ini dinilai menjadi tanda bahwa sistem zonasi belum berjalan optimal dalam mendistribusikan layanan pendidikan secara adil.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan lonjakan perpindahan siswa di tengah semester menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan orang tua dengan kondisi nyata sekolah yang ditempati anak. Situasi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Orang tua ingin sekolah yang dekat rumah, tapi juga ingin kualitas yang stabil. Kalau banyak yang pindah, artinya ada yang perlu diperbaiki dalam ekosistem pendidikannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Lakukan Penutupan Pasar Subuh, Begini Menurut Samri Saputra

Novan menilai, zonasi sebenarnya dibuat untuk pemerataan pendidikan, namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala mulai dari kapasitas sekolah, kualitas sarana prasarana, hingga rasio guru di beberapa kawasan.

“Tantangan kita bukan sekadar memastikan anak diterima sesuai wilayah, tetapi memastikan semua sekolah dalam zonasi itu mampu memberikan layanan setara,” jelasnya.

Ia menekankan perlunya pemetaan kondisi sekolah secara menyeluruh baik fasilitas, tenaga pendidik, maupun jumlah siswa agar kebijakan zonasi benar-benar mencerminkan kebutuhan di lapangan. Pemkot, kata Novan, harus rutin memperbarui data tersebut sebelum penentuan daya tampung.

“Kalau daya tampung tak sesuai kondisi kelas atau jumlah guru tidak seimbang, orang tua pasti mencari alternatif lain. Ini harus diantisipasi sejak awal,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Berkomitmen untuk Terus Mengawal dan Mendorong Perbaikan Sistem Distribusi Air Bersih

Selain itu, ia mengusulkan adanya jalur komunikasi resmi yang lebih responsif bagi orang tua ketika menemukan persoalan di sekolah, sehingga perpindahan siswa bisa diminimalkan dan masalah dapat ditangani tepat waktu.

“Tidak semua masalah harus berujung pindah sekolah. Jika ada kanal pengaduan yang bekerja, solusi bisa dicari lebih cepat,” tambahnya.

Novan memastikan Komisi IV akan memperkuat pengawasan terhadap kebijakan zonasi agar tidak hanya mengatur distribusi siswa, tetapi juga menjamin kualitas layanan di seluruh sekolah negeri.

“Tujuan pendidikan itu menciptakan kesempatan yang adil. Zonasi harus hadir untuk itu, bukan sekadar alat pembagian siswa,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru