DPRD Samarinda Berkomitmen untuk Terus Mengawal dan Mendorong Perbaikan Sistem Distribusi Air Bersih

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co,Samarinda- Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, mengungkapkan keprihatinannya atas kekurangan distribusi air bersih di Samarinda. Rabu (12/3/2025)

Rusdi menuturkan, bahwa meskipun kapasitas produksi mencapai 3.400 liter per detik, kebutuhan warga diperkirakan mencapai 5.600 liter per detik, sehingga menyisakan defisit sebesar 2.200 liter per detik.

“Kenapa sampai saat ini masih ada kekurangan distribusi air bersih, padahal kapasitas produksi kita mencapai 3.400 liter per detik? Ini masih jauh dari kebutuhan warga yang diperkirakan sekitar 5.600 liter per detik,”tutur Rusdi

Baca Juga :  Dispora Kaltim Fokus Tingkatkan Keterampilan Pemuda Melalui Pelatihan Kecakapan Hidup

Tak hanya itu, Rusdi menilai, bahwa defisit produksi tersebut merupakan indikasi serius bahwa sistem distribusi perlu segera diperbaiki dan ditingkatkan. Ia menekankan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap jaringan distribusi dan pemeliharaan infrastruktur yang ada sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Lebih lanjut, Rusdi menambahkan, bahwa meskipun pemerintah telah menargetkan pembangunan satu Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru setiap tahun hingga 2029 dengan anggaran sekitar Rp2 triliun, Rusdi mengingatkan bahwa penambahan IPA saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan perbaikan jaringan distribusi yang sudah ada.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan Pembangunan Meski IPM Tinggi

“Penambahan IPA memang penting, namun bagaimana dengan jaringan distribusi dan pemeliharaan infrastruktur yang sudah ada? Itu juga harus diperhatikan,”tambahnya

Rusdi juga berharap agar pemerintah tidak hanya terpaku pada target ambisius di tahun 2028, melainkan mengambil langkah nyata setiap tahunnya untuk memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi.

“Persoalannya memang pada perpipaan yang belum mencapai seluruh wilayah. Tapi kalau di tahun 2026 nanti, insya Allah bisa tercukupi,” tutupnya.

Berita Terkait

Buntut Dari Pemadaman Listrik Bergilir Di Kaltim, IMM Cabang Samarinda Geruduk Kantor PLN Serta Desak Pihak PLN Beri Solusi
Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Buntut Dari Pemadaman Listrik Bergilir Di Kaltim, IMM Cabang Samarinda Geruduk Kantor PLN Serta Desak Pihak PLN Beri Solusi

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Berita Terbaru