Truk Kontainer Picu Kecelakaan di Samarinda, Dishub Dorong Relokasi Pergudangan

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADIUSKALTIM SAMARINDA- Tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan, terutama akibat aktivitas kendaraan berat seperti truk kontainer yang masih melintas di dalam kota.

Kondisi ini tidak hanya memicu kepadatan, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan lain, khususnya kendaraan pribadi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua (HMT) Manalu, mengungkapkan bahwa sejumlah insiden kecelakaan yang terjadi belakangan ini memang banyak melibatkan kendaraan pribadi. Menurutnya, tingginya mobilitas angkutan barang di jalan perkotaan tetap menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

“Kalau dilihat dari kejadian, banyak kecelakaan melibatkan kendaraan pribadi. Tapi tetap harus kita evaluasi secara menyeluruh, termasuk faktor jalan, rambu, dan kondisi kendaraan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  DPRD Samarinda Angkat Bicara Terkait Putusan MK Tentang IKN

Lebih lanjut, HMT Manalu menjelaskan bahwa penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas bukan menjadi kewenangan Dishub, melainkan berada di bawah aparat kepolisian sesuai ketentuan perundang-undangan.

 

Oleh sebab itu, pihaknya lebih menitikberatkan pada langkah pencegahan melalui sosialisasi serta penataan sistem transportasi di dalam kota.

 

Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pemindahan aktivitas pergudangan dari kawasan dalam kota ke wilayah Palaran.

 

Menurutnya HMT Manalu, persoalan utama berada di hulu, yakni keberadaan gudang yang masih tersebar di area perkotaan sehingga memicu keluar masuknya truk kontainer dan praktik parkir di badan jalan.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa

 

“Masalah utamanya ada di hulu yakni pergudangan yang masih berada di dalam kota. Ini menyebabkan kendaraan kontainer keluar masuk dan parkir di badan jalan,” jelasnya.

 

HMT Manali menambahkan, usulan relokasi pergudangan ke Palaran telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu dan kembali diperkuat dalam rapat bersama DPRD.

 

“Kalau pergudangan dipindahkan distribusi bisa diatur. Dari pelabuhan langsung ke Palaran, lalu menggunakan kendaraan kecil masuk ke kota,” Tutupnya. (ADV)

 

(FOTO: kepala Dishub Kota Samarinda, HMT Manalu/doc)

Berita Terkait

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
DPRD Samarinda Soroti Maraknya Pertamini di Samarinda, Adnan Faridhan ; Pemkot Tak Gegebah Lakukan Penertiban
DPRD Samarinda Soroti Persoalan Akses Layanan Dasar bagi Warga Transmigran di Batu Besaung dan Batu Cermin
DPRD Samarinda Soroti Penertiban Kendaraan Pelajar oleh Dishub Samarinda
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:19 WIB

Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:17 WIB

DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:14 WIB

DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari

Berita Terbaru