Samri Soroti Rendahnya Literasi Keamanan Digital Warga, Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Data Publik

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda  – Di tengah masifnya pemanfaatan teknologi oleh pemerintah kota, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengingatkan bahwa transformasi digital tidak boleh berjalan tanpa perlindungan data yang kuat. Ia menilai ancaman kebocoran data, penipuan online, dan penyalahgunaan identitas digital kini menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani pemerintah daerah.

Menurut Samri, antusiasme masyarakat terhadap layanan digital meningkat pesat, mulai dari administrasi kependudukan, perpajakan daerah, hingga layanan keluhan warga. Namun di balik kemudahan itu, banyak warga yang belum memahami risiko keamanan dunia siber.
“Yang perlu kita pikirkan bukan hanya memperbanyak aplikasi. Kita harus pastikan data masyarakat aman dan masyarakatnya paham bagaimana melindungi diri,” tegasnya.

Ia menyebut beberapa kasus penipuan daring yang mengatasnamakan layanan pemerintah menjadi bukti bahwa literasi keamanan digital masyarakat masih rendah. Banyak warga yang mudah membagikan data pribadi, memindai tautan mencurigakan, atau memberikan OTP tanpa memahami dampaknya.

Baca Juga :  Dua Tim Jadi Andalan Kukar Menjaga Harga dan Menggerakkan Ekonomi

“Risiko itu nyata. Satu data bocor bisa menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Samri menilai, Pemerintah Kota Samarinda perlu menyusun standar keamanan digital yang lebih ketat pada seluruh platform layanan publik. Mulai dari sistem verifikasi berlapis, audit keamanan berkala, hingga pengelolaan server yang memenuhi standar nasional.

“Kita harus punya sistem yang tahan gangguan. Jangan sampai layanan publik terhenti hanya karena serangan siber atau gangguan teknis,” katanya.

Selain penguatan sistem, ia mendorong agar edukasi keamanan digital menjadi program wajib di tingkat kelurahan, sekolah, dan komunitas. Menurutnya, transformasi digital hanya akan efektif jika masyarakat memahami cara menggunakan layanan secara aman.

“Digitalisasi itu harus inklusif, dan inklusif berarti membuat warga melek keamanan digital. Ini fondasi utamanya,” jelasnya.

Baca Juga :  Rendi Solihin Minta Siskamling Diaktifkan untuk Cegah Kebakaran di Kukar

Samri juga mengingatkan bahwa pemerataan literasi digital dapat mencegah praktik penipuan yang kerap menyasar pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan warga lanjut usia. Ia menilai kelompok tersebut adalah yang paling rentan karena kerap mengakses layanan tanpa pemahaman penuh mengenai keamanan data.

“Kita ingin warga tidak hanya bisa mengakses layanan, tapi juga terlindungi dari risiko-risiko dunia digital,” tambahnya.

DPRD, lanjutnya, siap mendorong pemerintah untuk menganggarkan program edukasi dan infrastruktur keamanan digital secara berkelanjutan. Ia menegaskan keamanan siber bukan lagi isu teknis, tetapi bagian dari perlindungan hak dasar masyarakat.

“Kalau data warga aman, barulah digitalisasi kita benar-benar layak disebut maju. Inilah arah yang harus kita kawal bersama,” pungkas Samri.

 

Berita Terkait

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember
Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana
Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan
Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU
Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan
Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar
Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WIB

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember

Rabu, 4 November 2026 - 17:52 WIB

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 November 2026 - 20:29 WIB

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Berita Terbaru

Diskominfo

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:52 WIB

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB