RadiusKaltim. co, Samarinda – Kota Samarinda kembali dilanda banjir beberapa waktu lalu, hampir seluruh wilayah terendam akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sebagian wilayah kota tersebut. Rabu (21/5/2025)
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Andriansyah pun turut angkat bicara. Dirinya berpendapat bahwa 5 OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus berkolaborasi dan berkoordinasi bersama.
“Kelima OPD yang dimaksud ialah Dinas PUPR, Disperkim, DLH dan Dishub. Saya selalu mengimbau agar duduklah berlima OPD itu. Karena semua berkaitan,”tutur Nya.
Lebih lanjut, Dirinya menekankan peran sentral Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam pembangunan Kota Samarinda.
Ia menambahkan, bahwa keberhasilan pembangunan kota ini sangat bergantung pada kinerja PUPR, kesalahan dalam pelaksanaan pembangunan dapat berakibat fatal bagi perkembangan Kota Samarinda.
Tak hanya itu, penanganan banjir tidak bisa dibebankan kepada PUPR. BPBD sendiri memiliki peran penting yang mana mampu melakukan pemetaan terkait lokasi rawan bencana atau gambaran kebencanaan.
“Jadi apa yang sudah dikerjakan BPBD itu nanti digabungkan sama RTRWK atau rencana tata ruangnya PUPR, baru bisa berjalan dengan baik,” tukas Ardiansyah.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) telah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mengelola dan mengantisipasi potensi hambatan pada sistem lalu lintas yang mungkin terjadi akibat banjir.
“Gak bisa kalau kerja sendiri-sendiri. Sejauh ini yang kita perhatikan, kita masih kerja sendiri-sendiri. Selama masih kerja sendiri-sendiri, saya pastikan udah lah. Kita sambil berdoa aja terus gitu,”tutup Nya









