Pecahkan Rekor Baru, DPC Peradi SAI Samarinda Gelar Pembekalan Calon Advokat Sebanyak 78 Peserta

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim Samarinda- DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) SAI Samarinda berikan pembekalan kepada para calon advokat untuk menjadi profesional dalam menjaga marwah keadilan.

Pembekalan yang dilakukan melalui Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) ini berjalan selama sepekan, sejak 11 hingga 18 April mendatang di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.

Wakil Ketua Umum DPN Peradi SAI, Muhammad Luthfie Hakim mengatakan pendidikan ini ialah pembentukan karakter para calon advokat untuk jujur, adil, dan berani berbeda dari jalur oportunis.

“Advokat tidak hanya sekadar menjadi mitra masyarakat tetapi juga menjaga marwah keadilan,” terang Luthfie, Sabtu (11/4/2026).

Ketua DPC Peradi SAI Samarinda, John Pricles Silalahi mengatakan PKPA merupakan titik tolak bermakna untuk menapaki profesi advokat. Pendidikan ini bukan me-review materi-materi kuliah saat S1 dulu, melainkan proses pendidikan pembentukan watak dan integritas di tengah tantangan hukum yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Welcome Dinner Rakorda Kominfo Kaltim di Samarinda, Andi Harun Soroti Sinergi Antar Wilayah

PKPA merupakan gerbang awal bagi para calon advokat untuk memahami secara komprehensif dunia profesi hukum, baik dari aspek teori maupun praktik.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan penuh kesungguhan, integritas, serta komitmen untuk menegakkan hukum dan keadilan,” harapnya.

Di tengah dinamika hukum yang terus berkembang, seorang advokat dituntut tidak hanya memiliki kompetensi yang mumpuni, tetapi juga menjunjung tinggi kode etik profesi.

“Melalui PKPA ini, kami ingin mencetak advokat-advokat yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” sebutnya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Dorong Koperasi Berbasis Potensi Lokal agar Tak Sekadar Formalitas

Ia juga menekankan bahwa profesi advokat adalah profesi yang mulia (officium nobile), sehingga setiap individu yang nantinya dilantik harus benar-benar siap secara mental, intelektual, dan moral.

“Semoga ini memberikan manfaat besar dalam membentuk advokat masa depan yang berkualitas,” tuturnya.

Ketua Pelaksana, Vinzensia Nella BR menerangkan tahapan PKPA ini merupakan pendidikan wajib bagi para sarjana hukum untuk menjadi seorang advokat, sebelum nantinya mengikuti ujian profesi advokat (UPA) dan pengambilan sumpah.

“Tahun ini pecahkan rekor baru, jadi peserta terbanyak dengan total 78 orang yang berasal dari berbagai daerah, tak hanya asal Kaltim dan Kaltara tapi hingga Makassar, Bogor, hingga Medan,” ungkap Nella.

Berita Terkait

Andi Harun Kader Gerindra Soroti Permintaan Maaf Rudy Mas’ud
Welcome Dinner Rakorda Kominfo Kaltim di Samarinda, Andi Harun Soroti Sinergi Antar Wilayah
Andi Harun Ungkap Penyebab Utama Banjir Samarinda, Sodetan Jadi Solusi Strategis
PT Kaltim Kabulkan Banding, Terdakwa Lolos dari Pidana Penjara Diganti Dengan Pengawasan
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, merespons keras pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, serta Tim Ahli Gubernur Kaltim, Sudarno Terkait Polemik Iuran BPJS Kesehatan
Kebijakan Pemprov Kaltim Dinilai “Menyakiti dan mengkerdilkan Rakyat”, KNPI Samarinda Soroti Penghapusan Bankeu dan BPJS
Perang yang Difitnah kan, Damai yang Dikhianati, Pater Marsel Agot, SVD: Pemberitaan Menyesatkan Publik
DPRD Samarinda Dorong Koperasi Berbasis Potensi Lokal agar Tak Sekadar Formalitas
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:37 WIB

Andi Harun Kader Gerindra Soroti Permintaan Maaf Rudy Mas’ud

Senin, 27 April 2026 - 23:04 WIB

Welcome Dinner Rakorda Kominfo Kaltim di Samarinda, Andi Harun Soroti Sinergi Antar Wilayah

Jumat, 24 April 2026 - 21:12 WIB

Andi Harun Ungkap Penyebab Utama Banjir Samarinda, Sodetan Jadi Solusi Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 17:59 WIB

PT Kaltim Kabulkan Banding, Terdakwa Lolos dari Pidana Penjara Diganti Dengan Pengawasan

Minggu, 12 April 2026 - 21:49 WIB

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, merespons keras pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, serta Tim Ahli Gubernur Kaltim, Sudarno Terkait Polemik Iuran BPJS Kesehatan

Berita Terbaru