DPRD Samarinda Tekankan Pendekatan Partisipatif dalam Penataan Kawasan Kumuh

- Jurnalis

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menegaskan bahwa penataan kawasan kumuh tidak boleh dijalankan semata sebagai proyek fisik. Pendekatan yang mengutamakan dialog dan keterlibatan warga dinilai menjadi kunci agar program penataan benar-benar memberi dampak bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan masih terdapat kecenderungan penataan kawasan kumuh dilakukan secara teknis tanpa komunikasi yang cukup dengan warga yang terdampak langsung.

“Penataan kawasan itu menyangkut ruang hidup masyarakat. Kalau komunikasi belum tuntas, jangan langsung bicara soal pembongkaran atau alat berat,” ujar Deni.

Ia menilai, kegagalan sejumlah program penataan selama ini berakar pada minimnya partisipasi warga sejak tahap awal. Menurutnya, masyarakat sering kali hanya menjadi objek, bukan subjek dalam proses pembangunan.

Baca Juga :  Sani Bin Husain ; Uji Coba Vaksin harus Memperhatikan Keselamatan Manusia

“Warga harus dilibatkan sejak perencanaan. Mereka perlu tahu apa tujuan penataan, bagaimana prosesnya, dan apa dampaknya bagi kehidupan mereka,” tegasnya.

Deni mengungkapkan, DPRD masih menerima keluhan dari warga di kawasan sasaran penataan yang merasa belum memperoleh informasi jelas, terutama terkait relokasi, skema kompensasi, serta rencana pascapenataan.

“Ketidakjelasan ini memicu kecemasan. Kalau dibiarkan, kepercayaan warga bisa hilang, padahal programnya sebenarnya baik,” katanya.

Ia juga menyoroti capaian penanganan kawasan kumuh di Samarinda yang dinilai belum sebanding dengan luas wilayah yang tercatat membutuhkan penataan. DPRD mencatat, progres yang berjalan masih terbatas dan belum menyentuh kebutuhan warga secara menyeluruh.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Kenalkan Olahraga Pickleball ke Kalangan Pelajar

“Kita paham keterbatasan anggaran. Tapi yang paling penting adalah prosesnya harus terbuka dan melibatkan masyarakat,” ucap Deni.

Komisi III DPRD Samarinda, lanjutnya, mendorong pemerintah kota untuk memperbanyak ruang dialog di setiap kawasan yang akan ditata. Pendekatan ini diyakini dapat meminimalkan konflik sekaligus menumbuhkan rasa memiliki warga terhadap hasil pembangunan.

“Penataan kawasan kumuh bukan soal cepat selesai, tapi soal keberlanjutan. Kalau warga dilibatkan, hasilnya akan lebih bertahan,” jelasnya.

Deni menegaskan, DPRD akan terus mengawal kebijakan penataan kawasan kumuh agar tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga perbaikan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kita ingin pembangunan yang bermakna bagi warga, bukan sekadar proyek yang terlihat rapi di laporan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru