Sani Bin Husain ; Uji Coba Vaksin harus Memperhatikan Keselamatan Manusia

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim. co, Samarinda- Uji coba vaksin tuberkulosis (TBC) mendapatkan respon dari Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Sani Bin Husain. Senin (19/5/2025)

Dirinya menyampaikan bahwa uji coba semacam itu tidak boleh dilakukan sembarangan tanpa pemenuhan syarat keselamatan dan etika yang ketat.

“Saya tidak ingin warga Samarinda jadi bahan uji coba vaksin jika tidak lengkap tiga syarat utama,” jelasnya.

Menurutnya, syarat pertama adalah pemetaan risiko secara menyeluruh. Efek samping dan potensi bahaya vaksin harus diketahui dan disampaikan secara transparan kepada peserta uji.

“Harus dipetakan dulu efek samping dan risikonya, dan harus jelas penanganannya. Prosedur ini harus betul-betul aman dan tersampaikan jelas ke peserta uji,” ucapnya.

Kedua, soal pentingnya tanggung jawab penuh dari pihak penyelenggara jika terjadi masalah kesehatan selama atau setelah proses uji coba. “Pihak terkait harus siap bertanggung jawab penuh jika terjadi hal di luar kendali atau risiko kesehatan,” terang Sani sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Rasman Rading Tegaskan Pelatih Pra POPNAS merupakan Rekomendasi Cabo

Lebih lanjut kata Sani, ketiga soal partisipasi dalam uji coba harus bersifat sukarela. Tidak boleh ada pemaksaan, terlebih terhadap anak-anak, lansia, atau warga yang tidak menyetujui keikutsertaannya.

“Uji coba tidak boleh dipaksakan pada anak-anak, orang tua, dan warga yang tidak bersedia mengikuti uji ini. Jadi tidak boleh ada paksaan dalam bentuk apa pun,” tambanya.

Pernyataan ini disampaikan menyusul kabar bahwa Indonesia akan menjadi salah satu lokasi uji coba vaksin TBC M72, yang dikembangkan oleh Bill Gates melalui Gates Foundation.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV Dprd Dorong Pemkot Samarinda Lakukan Perbaikan Bangunan SMPN 1

Bahkan, kabar itu diungkap langsung oleh Presiden Prabowo Subianto usai bertemu Bill Gates di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (07/05/2025).

“Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, dan Indonesia akan jadi salah satu tempat uji coba,” kata Prabowo.

Gates menyatakan, uji coba vaksin M72 telah dimulai, termasuk di dua lokasi di Indonesia. Selain Indonesia, vaksin ini juga diuji di India dan sejumlah negara Afrika. Ia berharap vaksin tersebut bisa menjadi terobosan global dalam pemberantasan TBC yang masih menjadi penyakit menular mematikan.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan RI, kasus TBC di Indonesia terus meningkat. Pada 2023 tercatat 809.000 kasus, naik dari 724.000 pada tahun sebelumnya.

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru