DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co,Samarinda  – DPRD Kota Samarinda kembali menyoroti tantangan kota yang kian padat dan kompleks. Banjir yang berulang, kemacetan di sejumlah koridor utama, hingga persoalan lingkungan dan sosial disebut sebagai indikator bahwa pembangunan kota membutuhkan arah baru yang lebih visioner.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Romadhony Putra Pratama, menegaskan bahwa akar persoalan kota tidak bisa diselesaikan dengan kebijakan jangka pendek. Ia menilai Samarinda membutuhkan rencana pembangunan yang terukur, menyeluruh, dan disiplin dalam pelaksanaannya.

“Kita tidak bisa hanya berfokus memadamkan masalah setiap muncul. Kota ini perlu peta jalan yang jelas, berbasis data, dan terintegrasi antarinstansi,” ujarnya.

Menurut Romadhony, banyak kebijakan kota selama ini berjalan sendiri-sendiri tanpa keterhubungan yang kuat. Padahal, masalah seperti banjir, kemacetan, drainase, dan tekanan lingkungan saling mempengaruhi satu sama lain. Tanpa koordinasi lintas sektor, upaya penanganan menjadi lambat dan tidak konsisten.

Baca Juga :  Kreativitas Pemuda Kaltim Diadu di Festival Musik November 2024, Segera Daftar!

Ia menjelaskan bahwa Komisi III rutin melakukan evaluasi dengan perangkat daerah untuk menilai kesesuaian program infrastruktur dengan daya dukung lingkungan. Legislator muda itu menekankan bahwa pembangunan harus berpihak pada keberlanjutan, bukan sekadar memenuhi target proyek.

“Ketika tata ruang tidak sinkron dengan kondisi lapangan, masalah lama hanya muncul dalam bentuk yang berbeda. Samarinda tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama,” tegasnya.

Romadhony juga menyoroti peran masyarakat sebagai bagian penting dari solusi kota. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan hanya dapat dicapai jika warga terlibat aktif dalam menjaga lingkungan dan mendukung kebijakan berbasis kepentingan publik.

Baca Juga :  Gelar Rapat Bersama BPKAD Samarinda, Iswandi Minta Pemkot Segera Lunasi Utang 400 Miliar

“Pemerintah dan DPRD bisa merancang aturan, tetapi keberhasilan selalu bergantung pada partisipasi warga. Tanpa itu, hasil pembangunan tidak akan bertahan lama,” jelasnya.

Ia menyebut, ke depan DPRD Samarinda akan terus mengawal agar kebijakan penataan kota lebih terarah, realistis, dan mampu menjawab perkembangan Samarinda sebagai kota besar yang dinamis.

“Kita ingin kota ini tumbuh lebih tertib, adaptif, dan nyaman ditinggali. Perencanaan jangka panjang adalah kunci untuk mencapainya,” tutup Romadhony.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru