DPRD Kaltim Tagih Kepastian Kewenangan Fender–Dolphin Jembatan Mahakam I

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik kewenangan atas fender dan dolphin Jembatan Mahakam I kembali menguat setelah Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menilai pemerintah pusat masih belum memberikan kejelasan hukum terkait pengelolaan struktur pelindung jembatan tersebut.

Hampir setahun sejak fender roboh akibat ditabrak ponton, tak satu pun dokumen resmi menyebut bahwa fasilitas itu merupakan aset Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
Hasanuddin mengingatkan bahwa saat Jembatan Mahakam diresmikan pada 1986, struktur pelindung belum menjadi bagian dari konstruksi jembatan.

Fender dan dolphin baru dibangun pada akhir 1990-an, sehingga status kewenangannya patut ditelusuri.

“Sampai sekarang tidak ada SK yang menyatakan fender dan dolphin itu aset BBPJN,” tegasnya.

Hingga kini, fender yang roboh sekitar sepuluh bulan lalu belum juga diperbaiki. Hasanuddin menyebut BBPJN sebelumnya menjanjikan pengerjaan selesai dalam enam bulan, tetapi progres di lapangan tidak menunjukkan hasil berarti.

Baca Juga :  Sry Wartini ; Pentingnya Peran Mantan Atlet dalam Membina Potensi Generasi Muda di Benua Etam

“Fender ini rebah semua. Tidak ada lagi penahan tiang utama jembatan. Kalau ponton lewat di luar jam pemanduan, risikonya besar. Kalau tiang sampai bergeser, itu bencana,” ujarnya.

DPRD dan pemerintah provinsi bahkan telah bersurat ke Kementerian Perhubungan agar aktivitas angkutan sungai dibatasi sementara sampai struktur pelindung kembali dibangun.

Selain soal kewenangan, Hasanuddin menyoroti nilai tender pembangunan fender dan dolphin baru yang mencapai Rp27 miliar.

Menurutnya, anggaran tersebut dinilai tidak wajar mengingat kebutuhan pondasi yang mencapai kedalaman hingga 40 meter.

“Setelah saya tanyakan, ternyata Rp27 miliar itu hanya untuk satu unit. Kalau hanya satu, potensi risiko tetap ada. Idealnya dibangun dua unit agar aman,” katanya.

Baca Juga :  Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Hasanuddin juga mengkritik minimnya koordinasi BBPJN dengan pemerintah daerah. Pekerjaan di lapangan disebut sudah dimulai sejak 26 Oktober tanpa pemberitahuan resmi kepada pemprov maupun DPRD.

Ia menegaskan bahwa inti permasalahan berada pada ketidakjelasan status legalitas struktur tersebut. Jika fender dan dolphin bukan bagian dari aset pusat, maka secara otomatis kewenangan perbaikannya dapat beralih ke daerah.

“Komisi II dan III akan memastikan SK-nya. Kalau bukan kewenangan pusat, berarti menjadi kewenangan daerah,” ujarnya.

Hasanuddin memastikan Pemprov Kaltim siap mengambil alih pembangunan ulang fender dan dolphin apabila terbukti berada dalam yurisdiksi pemerintah daerah.

“Legalitas harus jelas, jangan hanya katanya. Kalau kewenangan kita, kita siap bangun,” pungkasnya.

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB