DPRD Kaltim Serukan Antisipasi DBD di Musim Pancaroba, Andi Adi: Semua Warga Berperan Aktif Memerangi Penyebaran Penyakit Ini

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, mengingatkan masyarakat akan peningkatan risiko penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama musim pancaroba, yang biasanya terjadi antara November hingga April. Ia menekankan pentingnya langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.

“DBD sering muncul saat musim pancaroba. Oleh karena itu, kita harus proaktif dengan memeriksa genangan air, tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti,” tegas Andi Satya, Senin (18/11/2024).

Baca Juga :  Rancangan APBD 2026 Diperketat, PKS Minta Pemerintah Fokus pada Program yang Paling Menyentuh Publik

Ia juga menyarankan masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan lingkungan, terutama pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta melaksanakan fogging atau penyemprotan insektisida secara berkala di daerah yang banyak ditemukan kasus DBD.

“Tindakan ini sangat penting agar penyebaran penyakit bisa segera dihentikan dan tidak semakin meluas,” tambahnya.

Selain itu, Andi Satya memberikan apresiasi atas inovasi Pemerintah Provinsi Kaltim yang menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pilot project vaksinasi DBD. Program ini ditujukan untuk anak-anak usia sekolah, terutama mereka yang berusia di bawah 10 tahun.

Baca Juga :  Penunjukan Akademisi Unhas sebagai Dewas RSUD Kaltim Tuai Sorotan, DPRD Minta Pemerintah Utamakan Potensi Lokal

“Kami berharap vaksinasi ini dapat memberikan dampak positif, terutama dalam menurunkan angka kematian akibat DBD,” ungkapnya.

Dengan langkah-langkah preventif seperti vaksinasi dan pengendalian lingkungan, Andi Satya optimistis angka kejadian dan kematian akibat DBD di Kaltim dapat ditekan. Ia mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam memerangi penyebaran penyakit ini demi kesehatan masyarakat. (adv).

Penulis : Herdi

Editor : Bustami

Berita Terkait

DPRD Samarinda Soroti Persoalan Akses Layanan Dasar bagi Warga Transmigran di Batu Besaung dan Batu Cermin
Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:04 WIB

DPRD Samarinda Soroti Persoalan Akses Layanan Dasar bagi Warga Transmigran di Batu Besaung dan Batu Cermin

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Berita Terbaru