Dorong Reformasi Sektor Pangan, Selamet Ari Wibowo Dukung Program Kementerian Pertanian RI

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Selamet Ari Wibowo, memberikan dukungannya terhadap program Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) dalam mendorong generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

Salah satu program yang tengah digagas adalah pemberian insentif gaji bagi kaum milenial yang tertarik berkarier di sektor ini.

Menurut informasi yang dihimpun dari Ayo Bandung, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menawarkan gaji minimal Rp10 juta per bulan bagi para milenial yang bersedia berkontribusi dalam sektor pertanian.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan pertanian.

Selamet menyatakan dukungannya atas program tersebut, meskipun menekankan bahwa penerapannya perlu ditinjau lebih lanjut, terutama di daerah seperti Kaltim.

Baca Juga :  Sapto Setyo Pramono Dorong Realisasi Proyek Penerangan Jalan Umum di Kaltim

“Saya mendukung upaya ini jika memang bisa mendongkrak ketahanan pangan kita. Namun, perlu diketahui bahwa belum banyak presiden yang berani melakukan reformasi pangan karena risiko besar yang ada,” kata Selamet, Kamis (14/11/2024).

Ia menambahkan bahwa risiko dalam reformasi pangan perlu diperhatikan secara serius, karena krisis pangan dapat menimbulkan kekacauan sosial.

Dalam situasi yang genting, pemerintah biasanya lebih memilih untuk mengimpor bahan pangan demi menjaga stabilitas harga dan pasokan dalam negeri.

Selamet juga mengusulkan solusi untuk mengurangi ketergantungan pada impor dengan memungkinkan harga pangan domestik naik sementara. Menurutnya, dengan naiknya harga gabah atau komoditas pangan lainnya, masyarakat akan lebih tertarik untuk bertani.

Baca Juga :  "Darlis Pattalongi Minta Analisis Kebutuhan Pendidikan Diperketat sebelum Bangun Empat SMA Baru Perbesar"

“Awalnya harga tinggi, tapi setelah banyak orang bertani, lama-lama harga akan turun secara alami dan kita bisa mencapai surplus,” jelasnya.

Ia menilai langkah ini dapat memperkuat ketahanan pangan nasional yang mandiri. Namun, Selamet menekankan pentingnya keberanian pemerintah dalam mengambil langkah-langkah ini, meskipun mengakui bahwa dampaknya terhadap kebutuhan pokok masyarakat akan menjadi tantangan tersendiri.

Selamet berharap program insentif dari Kementan RI dapat berhasil meningkatkan minat generasi muda pada sektor pertanian, dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Bustami

Berita Terkait

Sengketa Lahan Sawit Antar Warga Desa Giri Agung Dengan Kelompok Tani Karya Etam Berakhir Usai Menerima Putusan PT Kaltim 
Amri Mauraga Tegaskan Tak Punya Kedekatan Dengan Gubernur Kaltim, Ini Deretan Prestasi Calon Dirut Bankaltim-Tara 
Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:19 WIB

Sengketa Lahan Sawit Antar Warga Desa Giri Agung Dengan Kelompok Tani Karya Etam Berakhir Usai Menerima Putusan PT Kaltim 

Rabu, 22 April 2026 - 21:32 WIB

Amri Mauraga Tegaskan Tak Punya Kedekatan Dengan Gubernur Kaltim, Ini Deretan Prestasi Calon Dirut Bankaltim-Tara 

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Berita Terbaru