Dewan Soroti Fenomena Warung Malam, Minta Pengawasan Berbasis Lingkungan Diperkuat

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai maraknya warung malam yang diduga menjual minuman beralkohol secara terselubung menjadi sinyal perlunya pola pengawasan baru yang melibatkan masyarakat di tingkat bawah. Alih-alih hanya mengandalkan operasi aparat, dewan menilai pengendalian peredaran barang terlarang harus dibangun melalui ketahanan sosial di lingkungan warga.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa perubahan pola transaksi miras yang kini banyak beralih ke warung kecil, kios pinggir jalan, hingga penjualan daring, membuat pendekatan konvensional tidak lagi cukup.

“Pergerakannya sekarang sangat cair. Tidak bisa hanya berharap razia. Kita perlu kesadaran kolektif di RT, di kampung-kampung, agar setiap indikasi langsung terdeteksi,” ujarnya.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Percepat Pengembangan Fasilitas di GOR Kadrie Oening dan Stadion Palaran

Menurut Novan, pengawasan berbasis lingkungan akan lebih efektif jika dibarengi edukasi mengenai risiko sosial dari konsumsi miras, terutama bagi remaja. Ia meminta pemerintah kota memperluas program pembinaan keluarga, forum remaja, hingga sosialisasi di rumah ibadah agar pesan pencegahan sampai pada kelompok yang paling rentan.

“Kalau keluarga dan lingkungan sudah peka, peredaran miras ilegal otomatis terdesak. Akar masalahnya itu ada di ruang sosial, bukan hanya di ranah hukum,” tegasnya.

Dewan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor pemerintah kota, kepolisian, kelurahan, hingga sekolah untuk membuat peta kerawanan per wilayah. Model ini dinilai mampu memberikan gambaran jelas tentang titik-titik rawan sehingga pengawasan dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sri Puji Astuti Soroti Minimnya Edukasi Kesehatan Anak di Samarinda, Minta Pemkot Perkuat Peran Sekolah dan Puskesmas

Novan menambahkan, pengendalian miras bukan hanya soal menekan pelanggaran, tetapi menjaga ruang tumbuh generasi muda di Samarinda. Karena itu, ia berharap strategi pencegahan berbasis lingkungan bisa menjadi pendekatan permanen, bukan sekadar respons sesaat.

“Kita bicara tentang masa depan anak-anak kita. Kalau lingkungannya kuat, godaan seperti miras itu akan kalah oleh kontrol sosial yang sehat,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru