Sri Puji Astuti Soroti Minimnya Edukasi Kesehatan Anak di Samarinda, Minta Pemkot Perkuat Peran Sekolah dan Puskesmas

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co,Samarinda – Wacana soal kesehatan anak kembali mengemuka di Kota Samarinda, namun kali ini bukan karena lonjakan penyakit tertentu. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti lemahnya edukasi kesehatan dasar di sekolah dan lingkungan keluarga yang dinilai menjadi akar berbagai persoalan kesehatan anak di kota ini.

Menurut Sri Puji, banyak orang tua masih menganggap urusan kesehatan anak cukup diserahkan kepada fasilitas medis, padahal fondasinya justru harus ditanam sejak dini melalui edukasi rutin di rumah dan sekolah.

“Banyak masalah kesehatan muncul bukan semata karena penyakitnya, tetapi karena orang tua dan anak tidak punya bekal pengetahuan yang cukup. Ini soal literasi kesehatan,” ujarnya.

Ia menilai, sebagian sekolah hanya fokus pada kurikulum akademik sementara edukasi kesehatan mulai dari pola hidup bersih, pencegahan penyakit, hingga penanganan awal saat anak sakit belum menjadi budaya yang kuat.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Rencanakan Lounching Grand Design Kepemudaan

“Sekolah itu pintu paling strategis. Tapi masih jarang kita lihat kegiatan edukasi kesehatan yang terjadwal dan terukur. Padahal ini bukan tambahan, ini kebutuhan,” tutur politisi yang membidangi kesehatan itu.

Di sisi lain, ia mendorong agar Puskesmas tidak menunggu laporan kasus untuk bergerak. Program penyuluhan langsung ke sekolah, seminar untuk wali murid, hingga simulasi penanganan kesehatan dasar dinilai harus kembali dihidupkan.

“Puskesmas punya tenaga dan data. Yang dibutuhkan sekarang adalah intensitas. Datangi sekolah, datangi PAUD, ajak orang tua berdialog. Jangan hanya bergerak saat ada kasus,” tegasnya.

Baca Juga :  Kaltim Akui Kekuatan Bali pada Nomor T20 Cabor Kriket 

Sri Puji menjelaskan, literasi kesehatan yang rendah menyebabkan banyak orang tua terlambat memahami tanda-tanda bahaya pada anak. Hal ini berpotensi memicu komplikasi dan meningkatkan beban layanan kesehatan.

“Kalau orang tua tidak paham gejala awal penyakit atau cara pencegahan, yang rugi bukan hanya keluarga tapi juga sistem kesehatan. Penanganan jadi terlambat, biaya meningkat, risiko makin besar,” katanya.

Ia mendorong Pemkot Samarinda membangun program edukasi kesehatan berbasis komunitas mulai dari RT, sekolah, posyandu, hingga organisasi masyarakat agar pengetahuan dasar kesehatan menjadi kebiasaan, bukan sekadar kampanye musiman.

“Kalau edukasi berjalan terstruktur, kita tidak akan selalu terpaku pada isu penyakit. Kita membangun generasi yang lebih paham dan siap melindungi diri,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru