MPP Mini Jadi Upaya Pemkab Kukar Pangkas Jarak Pelayanan Administrasi

- Jurnalis

Kamis, 5 November 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Jarak menuju pusat pemerintahan kabupaten tidak lagi harus menjadi kendala utama bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di 20 kecamatan untuk memperluas akses pelayanan.

 

Program yang masuk dalam 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik tersebut mengoptimalkan fasilitas Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan. Sejumlah perangkat pendukung diperbarui agar pelayanan dapat dilakukan langsung di kantor kecamatan.

 

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menerima laporan kesiapan pelayanan dari seluruh kecamatan.

 

“Sekarang masyarakat sudah punya pilihan untuk mengurus sejumlah keperluan administrasi di kecamatannya sendiri,” ujarnya belum lama ini.

Baca Juga :  DPRD Kukar Dukung Hibah Aset untuk SMK Geologi Pertambangan

 

Namun, kemampuan setiap kecamatan dalam memberikan pelayanan masih memiliki perbedaan. Kondisi tersebut dipengaruhi kapasitas aparatur dan jenis layanan yang dapat diproses di masing-masing wilayah.

 

Aulia menyebut pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) menjadi salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui MPP Mini.

 

“Pengurusan NIB menjadi salah satu pelayanan yang kita dekatkan kepada masyarakat,” katanya.

 

Pemkab Kukar juga berupaya menyederhanakan proses pelayanan paspor. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi tahapan yang mengharuskan masyarakat bolak-balik ke Tenggarong.

Baca Juga :  Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar

 

“Untuk paspor, kita ingin masyarakat tidak perlu berkali-kali datang. Kalau sudah sampai tahap foto, tinggal melakukan foto saja,” terangnya.

 

Menurut Aulia, keberadaan MPP Mini harus memberikan kemudahan yang dapat dirasakan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan fasilitas dan kemampuan petugas kecamatan.

 

Ia juga memastikan program tersebut tidak berakhir pada penghujung 2026. Keberlanjutannya didukung fasilitas, aplikasi, serta aparatur kecamatan yang telah tersedia.

 

“Program ini bukan pekerjaan yang selesai setelah fasilitas dibangun. Pelayanannya harus terus berjalan,” pungkasnya. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Program Prioritas Bupati Kukar Jadi Perhatian dalam Percepatan Realisasi Anggaran
Penataan Kartini dan Panjaitan Kukar Diproyeksikan Terintegrasi dengan Pedestrian dan Sentra UMKM
Aulia Tekankan Sinkronisasi Program dan Visi Kukar Idaman Terbaik kepada Pejabat Baru
Bantuan Majelis Taklim Rp25 Juta Jadi Bagian Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik
Rokip Dorong Pendataan Nelayan Anggana agar Bisa Mengakses BBM dari SPBN
Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember
Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana
Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:15 WIB

Program Prioritas Bupati Kukar Jadi Perhatian dalam Percepatan Realisasi Anggaran

Jumat, 6 November 2026 - 21:13 WIB

Penataan Kartini dan Panjaitan Kukar Diproyeksikan Terintegrasi dengan Pedestrian dan Sentra UMKM

Jumat, 6 November 2026 - 21:12 WIB

Aulia Tekankan Sinkronisasi Program dan Visi Kukar Idaman Terbaik kepada Pejabat Baru

Kamis, 5 November 2026 - 22:09 WIB

MPP Mini Jadi Upaya Pemkab Kukar Pangkas Jarak Pelayanan Administrasi

Kamis, 5 November 2026 - 22:07 WIB

Bantuan Majelis Taklim Rp25 Juta Jadi Bagian Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik

Berita Terbaru