RadiusKaltim.co, Samarinda – Perekonomian Samarinda sebagai ibu kota Kalimantan Timur (Kaltim) masih relatif stabil dan tetap terjaga dari ancaman investasi ilegal yang merugikan masyarakat dalam skala besar. Jumat (05/6/2026)
Pendapat itu dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, usai menghadiri kegiatan pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur-Kalimantan Utara yang baru, Misran Pasaribu, di Pendopo Odah Etam Provinsi Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.
“OJK adalah lembaga otoritas pengawas keuangan. Sejauh ini saya rasa tidak ada masalah pada lembaga keuangan dan pembiayaan ini,” kata Iswandi kepada wartawan.
Menurutnya, sejauh ini di Kaltim khususnya Samarinda sendiri, belum ada ditemukan kasus permasalahan keuangan yang serius.
“Di Kaltim kalau dilihat tidak ada masalah. Tidak ada investasi bodong dan penipuan yang berhubungan dengan masalah keuangan dan menggangu stabilitas ekonomi kita. Paling permasalahan arisan daring, itu pun kecil dan permasalahan personal,” sebut Iswandi.
Untuk mengantisipasi praktik investasi bodong di Kaltim, OJK diminta memperketat pengawasan terhadap tren investasi digital yang mudah dilakukan saat ini.
“Apalagi sekarang investasi daring sekarang banyak, itu harus diawasi dan menjadi salah satu tugas OJK,”tegas Iswandi









