Tak ada Penambahan Kuota Rombel Jelang PPDB, Begini Penjelasan Novan Syahronny Pasie

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim. co, Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan tak ada penambahan kuota Rombongan Belajar (Rombel) menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Hal ini disampaikan Novan menyusul aturan penerimaan peserta didik berdasarkan sistem domisili yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda. Sehingga proses pendaftaran bisa berjalan sesuai prosedur yang berlaku dan transparan.

“Saya tegaskan tidak ada penambahan kursi di sekolah, ini berdasarkan penyampaian kepala dinas,” ujar Novan, Kamis (26/6/2025).

Selain itu, keputusan ini berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan oleh kementerian. Artinya, tidak ada ruang untuk mengubah jumlah kursi yang sudah terlapor pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga :  Piala Gubernur Kaltim U-13 dan U-15, Ajang Seleksi Atlet Muda Menuju Piala Suratin

“Jadi data pelaporan ke kementerian itu sudah dikunci, jadi tidak ada penambahan kursi agar tidak ada penambahan siswa pindahan selama PPDB berlangsung,” tuturnya.

Ia menjelaskan, selama ini data jumlah siswa kerap dijadikan celah untuk melakukan praktik curang. Dengan mengunci data yang ada tidak mungkin sekolah bisa mencari siswa diluar masa penerimaan siswa baru.

Karena itu, ia juga mengingatkan kepada para orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya bersekolah, agar lebih cermat informasi yang sudah diumumkan disetiap sekolah.

“Tentu setiap sekolah punya pengumuman, berapa jumlah kursi yang tersedia. Jika sudah penuh maka bisa mencari sekolah lain berdasarkan domisilinya,” paparnya.

Baca Juga :  Perpanjangan Masa Kerja Pokja Tatib DPRD Kaltim 2024-2029 untuk Konsultasi ke Kemendagri

Tak hanya itu, sistem yang diberlakukan untuk pembagian kuota di setiap sekolah sudah melalui berbagai tahapan agar menyesuaikan data kependudukan per wilayah. Hal ini supaya setiap siswa terakomodir tanpa terkecuali.

Ia berharap, dalam tahapan penerimaan bisa berjalan lancar. Agar tidak terjadi ketimpangan ataupun terdapat kekurang kuota di setiap sekolah yang ada di Kota Samarinda.

“Diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dan realistis dalam memilih sekolah bagi anak-anaknya, dengan memahami kapasitas dan daya tampung yang tersedia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru