RadiusKaltim. co, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie, akan mengkaji penerapan jam malam bagi pelajar untuk mencegah dampak negatif dari kebiasaan nongkrong hingga larut malam.
Tak hanya itu, akibat lingkungan yang tidak sehat bagi para pelajar menyebabkan banyak kasus dari kalangan anak muda di Kota Samarinda.
“Mungkin belum kearah sana (pemberlakuan jam malam), karena belum ada yang cukup darurat. Tapi akan dikaji agar ada langkah antisipasi,”papar Novan.
Novan sapaan akrabnya, menekankan peran penting orang tua dan lingkungan rumah dalam mencegah anak-anak berkeliaran hingga larut malam.
Dirinya menjelaskan bahwa komunikasi yang baik antara orang tua dan anak diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar akan bahaya di luar rumah pada malam hari.
“Kembali kepada orang tua itu sendiri, jika anaknya sudah di luar jam normal maka harus diingatkan,”pungkas Nya . Selasa (20/5/2025)
Lebih lanjut lagi, Novan menambahkan, bahwa pendekatan persuasif masih digunakan untuk mencegah kenakalan remaja, khususnya pelajar yang sering nongkrong hingga larut malam.
Tak hanya itu, menurut Novan, harus ada kajian mendalam penyebab melakukan pendekatan untuk mengetahui apa yang penyebab terjadinya kenakalan dikalangan remaja.
“Jadi kita tidak boleh memvonis begitu saja, harus ada pendekatan dan mengetahui apa masalah pada remaja tersebut,” tukasnya.









