RADIUSKALTIM SAMARINDA- Suasana hangat dan penuh semangat intelektual mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam di Samarinda. Pada hari Sabtu (25/04/2026) di Hotel Puri Senyiur.
Kegiatan Musda VI KAHMI ini dihadiri langsung oleh Walikota Samarinda, Andi Harun, serta sejumlah tokoh penting, seperti Ketua TWAP Syaparudin, dan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor.
Pada kesempatan itu, Andi Harun menyampaikan bahwa KAHMI tidak boleh hanya dipandang sebagai wadah silaturahmi alumni semata. Menurutnya, organisasi ini memiliki tanggung jawab moral dan intelektual sebagai bagian dari kekuatan masyarakat sipil (civil society) yang mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis untuk pembangunan daerah.
“KAHMI harus terus menjadi ruang lahirnya pemikiran-pemikiran besar. Jangan sampai kita hanya hadir sebagai jaringan kekuasaan, tetapi kehilangan daya kritis dan kontribusi intelektual,” Ungkap Andi Harun.
Selain itu, Andi Harun juga mengajak seluruh alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang tergabung dalam KAHMI untuk menjadikan Musda sebagai momentum refleksi bersama. Menurutnya, refleksi penting agar para alumni tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam pembangunan daerah dan penguatan demokrasi.
“Forum ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang untuk menguji kembali komitmen kita sebagai insan intelektual yang berpihak pada kepentingan publik,” Ucapnya.
Musda VI KAHMI ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga visioner dalam mendorong peran KAHMI sebagai kekuatan intelektual yang independen dan konstruktif di tengah dinamika sosial-politik. (ADV)









