Saefuddin Zuhri Siapkan Strategi Jaga Stabilitas Harga Pokok Di Samarinda

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADIUSKALTIM SAMARINDA- Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (27/4/2026) pagi, guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga di tengah tekanan pangan.

Dalam rakor tersebut, inflasi nasional hingga Maret tercatat sebesar 0,94 persen. Angka ini masih dalam batas aman, namun menunjukkan tren kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah pun memasang target inflasi 2024–2026 di kisaran 2,5 persen ± 1 persen.

Tekanan inflasi saat ini dipicu lonjakan harga sejumlah komoditas strategis, seperti beras, cabai, daging ayam ras, hingga emas perhiasan. Sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia tercatat mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi, sementara wilayah Jawa dan Sumatra relatif stabil.

Tak tinggal diam, usai rakor, Wawali langsung menggelar pembahasan internal bersama jajaran terkait. Fokus utama diarahkan pada penguatan distribusi dan infrastruktur logistik. Sinergi lintas sektor pun digenjot, termasuk keterlibatan Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian dalam mengawasi kendaraan angkutan barang serta penertiban kendaraan overdimension dan overloading (ODOL).

Baca Juga :  Retribusi Kolam Renang dan Lapangan Bola GOR Segiri Jadi Andalan PAD Samarinda

Pengawasan pasar juga diperketat. Satgas Pangan diturunkan untuk memantau pergerakan harga pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM), sekaligus mengantisipasi praktik penimbunan dan spekulasi yang merugikan masyarakat.

“Distribusi harus lancar, harga harus terkendali. Kita tidak boleh lengah terhadap potensi permainan pasar,” Tegas Saefuddin Zuhri.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Samarinda terus mendorong program Gerakan Pangan Murah dan distribusi beras SPHP guna menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah juga akan melakukan pengecekan langsung ke distributor untuk memastikan stok komoditas seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, hingga minyak goreng non-subsidi tetap aman dalam beberapa bulan ke depan.

Dari sisi hulu, Saefuddin Zuhri menyebutkan optimalisasi produksi lokal menjadi perhatian serius. Komoditas cabai yang mulai meningkat produksinya diharapkan mampu menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah. Namun, persoalan distribusi yang masih didominasi tengkulak menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Peran BUMD dan dinas teknis pun akan diperkuat untuk memperbaiki rantai distribusi agar hasil produksi petani bisa langsung menyentuh pasar dengan harga lebih kompetitif.

Baca Juga :  Bupati Kukar Terbitkan SE Soal Kegiatan Masyarakat Selama Ramadan 2024

Tak hanya itu, penguatan tata kelola pengadaan juga didorong melalui skema kerja sama resmi, baik business to business (B2B) maupun government to government (G2G), demi menjaga stabilitas harga dalam jangka panjang.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi bukan sekadar menjaga angka, melainkan memastikan daya beli masyarakat tetap terlindungi.

“Kami akan terus memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari distribusi, produksi pangan lokal, hingga pengendalian harga di pasar. Yang terpenting, kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil,” Ucap Saefuddin Zuhri.

Orang nomor dua di kota Samarinda itu memastikan, langkah cepat dan terukur akan terus dilakukan untuk meredam gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis.

“Secara keseluruhan, strategi pengendalian inflasi di Samarinda difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan produksi lokal, pengawasan distribusi, serta edukasi masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan di tengah dinamika harga,” Tutup Saefuddin Zuhri. (ADV)

Berita Terkait

Buntut Dari Pemadaman Listrik Bergilir Di Kaltim, IMM Cabang Samarinda Geruduk Kantor PLN Serta Desak Pihak PLN Beri Solusi
Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Buntut Dari Pemadaman Listrik Bergilir Di Kaltim, IMM Cabang Samarinda Geruduk Kantor PLN Serta Desak Pihak PLN Beri Solusi

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Berita Terbaru