Ketua DPRD Kaltim Akan Evaluasi Keputusan Seleksi KPID 2025–2028, PKB Minta Pembatalan

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda — Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menyatakan akan mengevaluasi keputusan Komisi I terkait hasil uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim periode 2025–2028. Sikap ini diambil setelah Fraksi PKB meminta agar keputusan tersebut dibatalkan karena dinilai tidak melibatkan perwakilan fraksi.

“Kita akan evaluasi, karena ini kan sudah dirilis,” ujarnya.

Hasanuddin menjelaskan bahwa DPRD akan membahas persoalan ini terlebih dahulu, terutama karena keputusan hasil seleksi telah diumumkan ke publik. Pembahasan dijadwalkan dilakukan di Komisi I sambil menunggu laporan resmi dari internal DPRD.

Baca Juga :  Fraksi PKB DPRD Kaltim Tolak Hasil Uji Kelayakan KPID 2025–2028, Nilai Proses Tidak Transparan

Ia juga membeberkan alasan absennya PKB dalam seluruh tahapan seleksi. Menurut Hasanuddin, Ketua Komisi I yang berasal dari PKB, Selamat Ari Wibowo, sedang sakit selama lebih dari lima bulan, sehingga tidak dapat mengikuti maupun mengawal proses tersebut.

“Transparansi ada. Cuma PKB, dalam hal ini Ketua Komisi I sakit. Selama pemilihan itu mungkin tidak terakomodir,” jelasnya.

Hasanuddin mengakui bahwa koordinasi internal DPRD masih perlu diperbaiki. Meski koordinasi dilakukan, perwakilan PKB tetap tidak hadir karena kondisi ketua komisi yang berhalangan.

Baca Juga :  Salehuddin Soroti Persoalan Sertifikasi Guru yang Tak Kunjung Usai

Untuk menyelesaikan polemik ini, seluruh fraksi bersama pimpinan DPRD Kaltim akan duduk bersama mencari opsi yang dapat ditempuh. Terkait permintaan PKB agar hasil seleksi KPID dibatalkan, Hasanuddin menyebut hal itu memungkinkan selama sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa polemik ini muncul akibat ketidakhadiran Ketua Komisi I dari PKB dalam waktu yang lama, sehingga fraksi tersebut tidak terwakili dalam proses seleksi KPID periode 2025–2028. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru