DPRD Soroti Minimnya Komunikasi Teknis dalam Proyek Kota, Minta Pemkot Perbaiki Skema Koordinasi

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co,Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai sejumlah persoalan yang muncul dalam proyek-proyek infrastruktur belakangan ini bukan semata soal teknis pengerjaan, melainkan lemahnya koordinasi antara pelaksana, pengawas, dan dinas penanggung jawab. Dewan menegaskan, pola komunikasi yang tidak sinkron sering memicu pekerjaan ulang, keterlambatan, hingga ketidaknyamanan warga.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyebutkan bahwa beberapa laporan yang masuk ke dewan menunjukkan adanya ketidaksamaan informasi di tingkat lapangan. Hal ini terjadi baik pada proyek jalan, drainase, maupun peningkatan fasilitas umum.

“Persoalan teknis sering kali muncul bukan karena kontraktor tidak mampu, tapi karena informasi dan instruksi dari pihak terkait tidak berjalan satu arah. Ini yang harus dibenahi,” tegasnya,

Baca Juga :  Forum Pemuda Disabilitas Kreatif: Ruang Berkreasi dan Berkarya Bagi Pemuda Disabilitas di Kaltim

Menurut Deni, Pemkot perlu memperkuat sistem komunikasi sebelum proyek dimulai mulai dari pemetaan risiko, penetapan standar kerja, hingga pola pengawasan. Tanpa langkah itu, kata dia, kualitas pekerjaan berpotensi timpang dan masyarakat menjadi pihak yang dirugikan.

“Kalau sejak awal semua pihak memiliki pemahaman yang sama, hasil pekerjaan pasti lebih stabil dan tidak menyulitkan warga yang melintas selama proses berlangsung,” ujarnya.

Deni juga meminta agar penyampaian informasi ke masyarakat diperbaiki. Ia menilai, sering kali warga tidak mengetahui jadwal pengerjaan atau rekayasa jalur, sehingga mengganggu aktivitas harian mereka.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke 6 di Gedung Utama

“Keterbukaan informasi penting. Selain meminimalisir keluhan, ini juga bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap proyek punya dampak sosial yang terkendali,” tambahnya.

Komisi III memastikan akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap pola koordinasi antarinstansi. Dewan menilai, pembenahan sistem komunikasi dan tata kelola proyek merupakan kunci agar setiap pembangunan menghasilkan infrastruktur yang nyaman, aman, dan benar-benar menjawab kebutuhan kota.

“Proyek boleh banyak, tapi kalau koordinasinya timpang, hasilnya tidak optimal. Yang kita dorong sekarang adalah perbaikan sistem, bukan hanya mempercepat pekerjaan,” tutup Deni.

 

Berita Terkait

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
DPRD Samarinda Soroti Maraknya Pertamini di Samarinda, Adnan Faridhan ; Pemkot Tak Gegebah Lakukan Penertiban
DPRD Samarinda Soroti Persoalan Akses Layanan Dasar bagi Warga Transmigran di Batu Besaung dan Batu Cermin
DPRD Samarinda Soroti Penertiban Kendaraan Pelajar oleh Dishub Samarinda
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:19 WIB

Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:17 WIB

DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:14 WIB

DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari

Berita Terbaru