DPRD Samarinda Minta Pemkot Tangani Maraknya Anak Jalanan

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim. co, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra meminta Pemerintah Kota (Pemkot) menangani maraknya Anak Jalanan (Anjal) hingga Gembel dan Pengemis (Gepeng) di persimpangan lampu merah di Samarinda.

Menurut Samri, rutinitas Anjal dan Gepeng di setiap persimpangan sudut kota sering kali menggangu pengguna jalan. Bahkan tak jarang terdapat aksi anarkis yang dilakukan agar mendapat uang dari pengendara.

“Aktifitas anjal ini sangat mengganggu penggunna jalan, bahkan lebih parahnya lagi terdapat aksi anarkis untuk mendapatkan uang dari pengendara,”pungkasnya.

Lebih lanjut, beredar kabar bahwa anak jalanan melakukan perusakan kendaraan dengan cara menggores badan mobil beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan pemilik kendaraan enggan memberikan sejumlah uang yang berujung aksi anarkis.

Baca Juga :  Terjadi Pergeseran Inlet Terowongan akibat Curah Hujan yang deras, Begini Kata Andriansyah

“Tentu banyak pengguna jalan yang resah dengan keberadaan Anjal dan Gepeng ini,” ujar Samri, Kamis (26/6/2025).

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Organisasi Persngkat Daerah (OPD) terkait untuk menertibkan para Anjal dan Gepeng yang beraktifitas disetiap titik kota.

Selain itu, ia juga mengimbau, masyarakat tetap tidak memberikan uang kepada para anak jalanan maupun pengemis. Hal ini dilakukan untuk menghentikan aktifitas mereka di jalan.

“Ini upaya kita, supaya mata pencaharian dengan meminta di jalan berhenti. Terlihat seperti tidak memiliki empati, tetapi ini kebiasaan buruk yang harus diubah,” paparnya.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Tingkatkan Kualitas Pelatih untuk Dorong Prestasi Atlet

Meski begitu, diakuinya, proses penertiban masih terkendala anggaran operasional hingga wadah tampung. Sehingga upaya pengendalian anak jalanan dan pengemis tidak bisa optimal.

“Masalah tidak hanya menertibkan saja, tetapi setelah ditangkap mereka mau ditampung kemana,” imbuhnya.

Terlebih, lanjut dia, rata-rata anak jalanan dan pengemis tersebut bukan penduduk asli Samarinda, melainkan luar daerah.

Ia berharap Pemkot bisa mengambil langkah konkrit menyelasaikan masalah tersebut, melalui program sosial dan pemberdayaan ekonomi mandiri.

“Agar kita bisa mengurangi dan bahkan menghilangkan para anak jalanan dan pengemis di Samarinda,” tandasnya.

Berita Terkait

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU
Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan
Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar
Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 November 2026 - 20:29 WIB

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Berita Terbaru

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB