DPRD Samarinda Dorong Penataan Lalu Lintas yang Responsif dan Berbasis Suara Warga

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – Uji coba perubahan arus di sejumlah ruas pusat kota kembali menjadi sorotan DPRD Kota Samarinda. Kebijakan pengaturan lalu lintas dinilai tidak boleh berhenti pada rekayasa jalan semata, tetapi harus dirancang dengan mempertimbangkan pengalaman nyata para pengguna jalan.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyampaikan bahwa setiap kebijakan lalu lintas harus memiliki fondasi dialog dengan masyarakat. Menurutnya, pemetaan teknis memang penting, namun keberhasilan kebijakan sangat bergantung pada kenyamanan dan respons warga saat menggunakannya.

“Kemacetan itu bukan hanya persoalan rute. Warga yang menggunakan jalan setiap hari justru yang paling tahu kondisi lapangan. Masukan mereka harus menjadi bahan utama evaluasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Sapto Dorong Realisasi Proyek Penerangan Jalan Umum Provinsi

Rohim menilai banyak perubahan lalu lintas gagal berdampak maksimal karena tidak dibarengi pengawasan titik-titik rawan seperti parkir liar, pedagang kaki lima, serta ketidaktertiban pengguna jalan. Jika permasalahan di sekitar lokasi tidak ditata, perubahan arus hanya akan memindahkan kemacetan ke titik lain.

“Rekayasa lalu lintas harus dipahami sebagai penataan ruang. Kalau tata parkir, jalur pejalan kaki, dan rambu tidak dibenahi, ya permasalahan tetap muncul,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala selama masa uji coba. Setiap keluhan warga, terutama terkait waktu tempuh dan aksesibilitas menuju tempat usaha, harus dicatat dan ditindaklanjuti. Pemerintah tidak boleh menjadikan uji coba sekadar formalitas yang ujungnya tetap dipaksakan.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Berkomitmen Dorong Kegiatan Pramuka untuk Pembinaan Pemuda yang Berkualitas

“Kebijakan transportasi itu hidup, bukan statis. Pemerintah harus fleksibel dan adaptif. Dengarkan warga, lakukan penyesuaian, dan terbuka pada perbaikan,” tambahnya.

Rohim juga mendorong Dishub memperluas kanal partisipasi publik melalui survei, forum warga, hingga kanal aduan digital agar masyarakat mudah menyampaikan pendapat.

Ia menyebut, penataan lalu lintas yang berpihak pada warga adalah kunci mobilitas yang sehat untuk kota yang semakin padat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, sistem transportasi diharapkan tidak hanya lebih lancar tetapi juga lebih manusiawi.

“Intinya bukan hanya mengatur arah jalan, tapi membangun kota yang membuat warganya nyaman bergerak,” tutup Rohim.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru