DPRD Samarinda Desak Penataan Kota Lebih Tegas: Ruang Publik Jangan Dijadikan “Garasi Umum”

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda menilai penataan kota belum berjalan optimal karena sejumlah ruang publik masih dijadikan tempat parkir kendaraan pribadi. Kondisi ini dianggap mengganggu fungsi ruang bersama dan menunjukkan lemahnya disiplin pengguna kendaraan maupun pengawasan pemerintah.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan bahwa ruang publik seperti taman, jalur pedestrian, hingga area terbuka yang dirancang untuk aktivitas warga justru berubah fungsi karena tidak adanya ketegasan pengelolaan.

“Ruang publik itu dibangun dengan uang rakyat. Kalau kemudian dipakai sebagai garasi kendaraan, tentu ada yang salah dengan pola pengawasan dan kesadaran masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda.

Baca Juga :  Gelar Berbagai Kejuaraan Tahunan, Sri Wartini ; Komitmen Dispora Kaltim Terus Lakukan Pembinaan Untuk Generasi Muda di Benua Etam

Menurut Rohim, masalah parkir liar bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga menyangkut kualitas ruang kota. Ketika area publik dipenuhi kendaraan, aktivitas sosial warga terhambat dan wajah kota menjadi semrawut.

“Ini persoalan tata kota. Kalau kawasan publik sudah sesak oleh kendaraan, berarti kita kehilangan ruang interaksi sosial. Kota seperti kehilangan napasnya,” tegasnya.

Ia menilai persoalan tersebut berulang karena pemerintah belum membangun pola penindakan yang konsisten. Pengawasan dinilai masih sporadis sehingga pelanggaran terus terjadi di titik-titik yang sama tanpa efek jera bagi pengguna kendaraan.

“Ketika kontrol lemah, pelanggaran jadi kebiasaan. Perlu pola pengawasan yang rutin, bukan sesekali saja,” katanya.

Rohim juga mendorong Pemkot Samarinda memperkuat regulasi terkait kewajiban kepemilikan lahan parkir bagi pemilik kendaraan. Ia menegaskan bahwa jumlah kendaraan yang terus meningkat harus diimbangi dengan komitmen menyediakan ruang parkir mandiri.

Baca Juga :  ​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

“Kalau membeli mobil mudah, tapi tidak siap punya lahan parkir, akhirnya fasilitas publik yang dikorbankan. Ini harus dihentikan,” tambahnya.

Ia menyarankan Dinas Perhubungan meningkatkan patroli, memasang rambu yang lebih jelas, serta menyediakan kanal laporan cepat agar masyarakat bisa menginformasikan titik parkir liar yang meresahkan.

“Ruang publik adalah milik bersama dan harus dijaga bersama. Pemerintah wajib hadir memastikan tidak ada pihak yang merampas hak masyarakat menggunakan ruang kota dengan nyaman,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru