DPRD Samarinda Nilai kebijakan Kemendikdasmen kontradiktif dengan Realita Kurikulum yang Ada

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti

RadiusKaltim.co, Samarinda – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi melarang sekolah menggelar tes membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) sebagai syarat masuk calon murid Sekolah Dasar (SD).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menerangkan, larangan itu mengakibatkan situasi yang sulit bagi dunia pendidikan dasar saat ini.

Di satu sisi, tenaga pendidik Taman Kanak-kanak (TK) dilarang mengajarkan Calistung dan hanya diperbolehkan memberikan pengenalan sekolah. Di sisi lain, kurikulum SD menuntut siswa langsung bisa membaca.

Di sisi lain, buku-buku pelajaran untuk kelas 1 SD yang tersedia saat ini sudah dalam bentuk cerita, sementara para murid baru belum bisa membaca.

Baca Juga :  Karhutla Jadi Ancaman, Komisi III DPRD Samarinda Ingatkan Bahaya Pembakaran Lahan

“Tetapi, di kurikulum SD kelas 1 itu buku bacaannya bercerita. Bagaimana jika anak-anak tidak bisa membaca, tidak bisa menulis dan berhitung?” kata Puji, Jumat 5 Juni 2026.

Puji menjelaskan, bahwa kondisi ketidaksinkronan ini akan memicu kekacauan di dalam kelas saat proses belajar mengajar dimulai. Guru kelas 1 SD akan menghadapi kesulitan besar jika harus mengajarkan muridnya dari nol untuk membaca.

“Satu guru dengan 30 murid saja yang diajari pasti kacau. Maka peran orang tua juga penting untuk mengajari anaknya di sini,” ujar Puji.

Tak hanya itu, Komisi IV DPRD Samarinda sudah menyampaikan keresahan ini kepada Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, yang juga berasal dari daerah pemilihan Kaltim yang menginginkan ada perubahan kurikulum untuk menyesuaikan kebijakan Kemendikdasmen itu.

Baca Juga :  KTT PT. SBE Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Pencemaran Limbah Ke sungai Daluman Pegat Bukur, Sambaliung

“Maka harus ada kebijakan pusat yang dirubah kurikulumnya, jangan buku-bukunya untuk kelas 1 dalam bentuk cerita. Kurikulum ini tidak nyambung,” jelas Puji.

Meskipun secara psikologis anak yang telah berusia 7 tahun dinilai sudah matang secara emosional untuk masuk ke jenjang sekolah dasar, namun kesiapan akademis setiap anak berbeda-beda.

“Usia umur 7 tahun sudah matang emosionalnya. Tapi semua kan ada asesmen atau proses untuk mengukur kemampuan,” demikian Sri Puji Astuti

Berita Terkait

DPRD Samarinda Dorong Target PAD 2027 Harus Naik
Abdul Rohim Desak PLN Segera Akhiri Pemadaman, Minta Kompensasi bagi Warga Samarinda
Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Optimalkan BTT Rp13 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Raperda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Masuk Paripurna Desember 2026
DPRD Samarinda Desak Pengawasan Truk Angkutan Diperketat, Tumpahan Material Dinilai Ancam Keselamatan Pengendara
Abdul Rohim Desak APH Audit PLN, Warga Samarinda Layak Dapat Kompensasi Pemadaman
Anggaran Terbatas Hambat Pengembangan Pariwisata Samarinda, DPRD Dorong Strategi Berkelanjutan
Komisi IV Desak Pemerataan Pendidikan, Sekolah Pinggiran Diminta Jadi Prioritas Pembangunan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:36 WIB

DPRD Samarinda Dorong Target PAD 2027 Harus Naik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Abdul Rohim Desak PLN Segera Akhiri Pemadaman, Minta Kompensasi bagi Warga Samarinda

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Optimalkan BTT Rp13 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Raperda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Masuk Paripurna Desember 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:29 WIB

DPRD Samarinda Desak Pengawasan Truk Angkutan Diperketat, Tumpahan Material Dinilai Ancam Keselamatan Pengendara

Berita Terbaru

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB