DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong pembenahan struktur organisasi perangkat daerah sebagai langkah strategis menyiapkan arah ekonomi baru kota ini. Salah satu opsi yang mengemuka adalah pemisahan urusan pariwisata dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) agar pengembangan sektor wisata lebih terarah dan terukur.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menilai penggabungan terlalu banyak urusan dalam satu OPD membuat fokus kerja tidak optimal, khususnya dalam pengembangan pariwisata yang membutuhkan perencanaan jangka panjang.

“Kalau satu dinas mengurus terlalu banyak sektor, yang terjadi itu saling berebut perhatian dan anggaran. Pariwisata akhirnya tidak tumbuh maksimal,” ujar Viktor.

Baca Juga :  Rusmulyadi ; Kerjasama antara Pemerintah dan Seluruh OKP serta Kontribusi yang Jelas, akan Menghasilkan Pembangunan SDM yang Berkarakter

Ia mengatakan, pariwisata seharusnya diposisikan sebagai sektor strategis dalam agenda transformasi ekonomi Samarinda. Menurutnya, kota ini tidak bisa terus bergantung pada sektor ekstraktif, sehingga perlu menyiapkan sumber pertumbuhan baru sejak dini.

“Kita harus realistis. Ketergantungan pada tambang tidak bisa berlangsung selamanya. Pariwisata bisa jadi alternatif, tapi harus dikelola secara serius,” tegasnya.

Viktor menilai, pengelolaan pariwisata tidak hanya soal promosi, tetapi juga mencakup penataan kawasan, peningkatan kualitas destinasi, penguatan sumber daya manusia, hingga dukungan bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Kalau pariwisata mau jadi tulang punggung ekonomi, maka OPD-nya juga harus fokus penuh dari hulu ke hilir,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Dorong Pasar Murah untuk Kendalikan Harga Cabai

Ia menambahkan, DPRD saat ini tengah membahas regulasi yang akan menjadi landasan pengembangan pariwisata daerah. Regulasi tersebut diharapkan mampu memperjelas arah kebijakan sekaligus memperkuat kelembagaan sektor pariwisata.

“Regulasinya kita siapkan, tapi struktur organisasinya juga harus mendukung. Jangan sampai kebijakan bagus tapi pelaksanaannya terseok,” ucap Viktor.

Menurutnya, pemisahan OPD bukan semata persoalan birokrasi, melainkan bagian dari strategi besar menata ulang prioritas pembangunan daerah agar lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi.

“Kalau ingin perubahan, jangan ragu berbenah dari dalam. Ini soal kesiapan Samarinda menghadapi masa depan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
DPRD Samarinda Dorong Pendekatan Rehabilitasi Sosial dalam Penanganan Anjal dan Gepeng
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB