Abdul Rohim Soroti Risiko Monopoli Lapak dalam Penataan Pasar Tradisional

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda  – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan bahwa keberhasilan revitalisasi pasar tradisional tidak hanya diukur dari kualitas bangunan, tetapi dari keadilan distribusi ruang dagang bagi seluruh pedagang. Ia menyoroti adanya potensi monopoli lapak yang kerap muncul setiap kali pasar selesai ditata ulang.

Menurut Rohim, pembagian kios dan los selama ini sering kali menimbulkan gesekan lantaran tidak disertai mekanisme verifikasi yang transparan. Ia mengingatkan pemerintah agar proses pendataan pedagang dilakukan ketat dan berbasis data faktual, sehingga tidak ada pihak yang tiba-tiba muncul sebagai “pemilik lapak baru”.

“Yang paling rawan itu soal siapa dapat kios apa. Kalau mekanismenya tidak jelas, pasti terjadi rebutan. Pemerintah harus pastikan distribusi lapak dilakukan secara adil dan terbuka,” ujarnya.

Baca Juga :  RESMI GUBERNUR KALTIM: Dana Pendidikan Gratispol Rp44,15 Miliar Cair!

Ia menegaskan, penataan pasar tanpa pengendalian distribusi ruang hanya akan menciptakan dominasi kelompok tertentu dan meminggirkan pedagang kecil yang selama ini menggantungkan hidup di pasar. Rohim meminta agar Pemkot menerapkan sistem yang mencegah praktik jual beli lapak, baik secara resmi maupun terselubung.

“Kita tidak ingin ada mafia lapak. Pasar itu ruang ekonomi rakyat, jangan sampai dikuasai orang-orang yang justru tidak berdagang,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Rohim juga mendorong Pemkot menyusun aturan teknis yang mengikat mulai dari syarat kepemilikan, masa pemanfaatan, hingga sanksi bagi pelaku jual beli lapak. Ia menilai pembenahan regulasi ini penting agar pasar yang baru ditata tidak berubah menjadi arena spekulasi ekonomi.

Baca Juga :  Dispora Mendorong Peningkatan Partisipasi dan Kepemimpinan Pemuda Lewat Program Inovatif

“Kalau kios bisa dipindahtangankan seenaknya, pedagang kecil pasti kalah. Pemerintah harus hadir menutup celah itu,” sambungnya.

Selain regulasi, ia menekankan pentingnya pengawasan langsung usai pasar beroperasi kembali. Menurutnya, penertiban sejak awal akan menentukan karakter pasar dalam jangka panjang apakah menjadi ruang ekonomi yang sehat atau kembali dikuasai pihak yang memanfaatkan celah peraturan.

“Kita ingin pasar yang tertib, bukan pasar yang hanya terlihat rapi saat peresmian tapi kacau dalam pengelolaannya,” katanya.

Rohim memastikan DPRD akan mengawal kebijakan ini agar revitalisasi pasar tidak berubah menjadi proyek fisik belaka, tetapi benar-benar menciptakan ekosistem perdagangan yang adil dan kompetitif bagi seluruh pedagang.

 

Berita Terkait

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
DPRD Samarinda Soroti Maraknya Pertamini di Samarinda, Adnan Faridhan ; Pemkot Tak Gegebah Lakukan Penertiban
DPRD Samarinda Soroti Persoalan Akses Layanan Dasar bagi Warga Transmigran di Batu Besaung dan Batu Cermin
DPRD Samarinda Soroti Penertiban Kendaraan Pelajar oleh Dishub Samarinda
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:19 WIB

Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:17 WIB

DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:14 WIB

DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari

Berita Terbaru