DPRD Samarinda Tekankan Penataan Ulang Budaya Berlalu Lintas, Soroti Penyalahgunaan Aksesori Kendaraan

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai perlunya pembenahan menyeluruh terhadap budaya berkendara di tengah meningkatnya penggunaan aksesori kendaraan yang tidak sesuai peruntukan. Dewan menyatakan, masalah yang kini ramai diperbincangkan masyarakat bukan hanya soal sirine dan strobo, tetapi soal ketertiban ruang jalan yang harus dijaga bersama.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Kamaruddin, menyebutkan bahwa penggunaan perlengkapan kendaraan tertentu sering disalahartikan sebagai simbol prioritas jalan. Padahal, aturan mengenai kendaraan dengan hak utama sudah diatur jelas dan tidak bisa ditafsirkan bebas.

“Bukan alatnya yang bermasalah, tapi cara masyarakat memperlakukannya. Ada yang memasang lampu tertentu demi gaya, padahal itu melanggar dan mengganggu kenyamanan publik,” ujarnya.

Baca Juga :  Infrastruktur Jalan Rusak Akibat Longsor, Kecamatan Tenggarong Siapkan Solusi di Tahun 2024

Menurut Kamaruddin, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan edukasi publik, terutama melalui sekolah, komunitas pecinta otomotif, hingga lingkungan kelurahan. Ia menegaskan, langkah ini penting agar warga memahami fungsi setiap jenis perlengkapan kendaraan, termasuk konsekuensi hukum jika disalahgunakan.

“Ketertiban jalan itu hasil dari pemahaman bersama. Edukasi harus berjalan paralel dengan penindakan agar ada perubahan perilaku yang nyata,” jelasnya.

Ia juga menilai, meningkatnya keluhan pengguna jalan belakangan ini menunjukkan adanya kesenjangan informasi mengenai hak dan kewajiban pengendara. Karena itu, koordinasi antara Pemkot, kepolisian, dan lembaga pendidikan perlu diperkuat agar kampanye keselamatan berjalan lebih terstruktur.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kaltim Dampingi Pj Gubernur Tinjau Kesiapan Pilkada di Paser

“Kalau informasi disampaikan secara seragam, masyarakat akan lebih mudah menyesuaikan diri. Fokus kita bukan memusuhi pengendara, tapi menciptakan kultur jalan yang aman,” tambahnya.

Komisi I memastikan akan mendorong pembahasan lebih lanjut mengenai tata kelola transportasi perkotaan, termasuk pengawasan penggunaan aksesori kendaraan. DPRD menilai, ruang jalan hanya akan tertib bila seluruh pemangku kepentingan menjalankan perannya dengan konsisten.

“Tujuan akhirnya adalah kenyamanan warga. Kita ingin suara bising, lampu menyilaukan, dan perilaku semaunya di jalan bisa ditekan. Kota ini harus jadi area yang aman, bukan ajang unjuk aksesori,” tegas Kamaruddin.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB