Markaca Soroti Ketimpangan Fasilitas Sekolah, Dorong Standar Layanan Pendidikan yang Merata

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai pemerataan fasilitas pendidikan di sekolah negeri masih menjadi pekerjaan besar yang belum terselesaikan. Banyak sekolah di kawasan pinggiran dan perbukitan dinilai tertinggal dari segi sarana belajar, ruang kelas, hingga akses pendukung seperti air bersih dan jaringan internet.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca, mengatakan keluhan terkait ketimpangan sarana pendidikan terus muncul dalam agenda reses maupun kunjungan lapangan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menghambat proses belajar, tetapi juga menurunkan motivasi siswa dan guru.

“Perbedaan fasilitas antara sekolah pusat kota dan sekolah pinggiran masih sangat terasa. Padahal semua anak punya hak yang sama atas layanan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Baca Juga :  Kreativitas Pemuda Kaltim Diadu di Festival Musik November 2024, Segera Daftar!

Ia menekankan pentingnya penyusunan peta kebutuhan sekolah secara detail agar pemerintah kota memiliki gambaran utuh mengenai kondisi lapangan. Tanpa data tersebut, perbaikan sering kali hanya bersifat tambal sulam dan tidak menyentuh kebutuhan utama.

“Harus ada standar layanan minimal yang jelas. Apa saja fasilitas dasar yang wajib dimiliki setiap sekolah, dan bagaimana pemkot memastikan itu terpenuhi,” tegasnya.

Markaca juga menyoroti minimnya ruang belajar yang representatif di beberapa sekolah dengan jumlah murid besar. Kondisi tersebut menyebabkan proses belajar dilakukan secara bergantian dan mengganggu ritme kegiatan akademik.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Resmikan Akademi Olahraga: Langkah Baru Menuju Pembinaan Atlet Unggul

“Beberapa sekolah terpaksa membuat kelas tambahan dengan kondisi seadanya. Itu tidak ideal untuk tumbuh kembang anak,” katanya.

Ia mendorong agar Disdikbud memperkuat kolaborasi dengan DPRD dalam merumuskan prioritas pembangunan sekolah, terutama bagi wilayah yang selama ini tidak tersentuh anggaran secara memadai. Pendanaan multiyears dinilai bisa menjadi opsi agar pembangunan tidak terputus di tengah jalan.

“Kalau pemerataan ini bisa diwujudkan, kita tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga memastikan masa depan pendidikan Samarinda lebih setara untuk semua,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru