Pengelolaan Sampah Samarinda Dinilai Mandek, Novan Tekankan Perubahan Sistem Bukan Sekadar Tambah Armada

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – Dorongan pembenahan tata kelola sampah kembali mencuat di DPRD Kota Samarinda. Ketua Komisi IV, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai persoalan sampah kota tidak akan pernah selesai jika pemerintah hanya mengandalkan pola kerja konvensional seperti penambahan armada pengangkut atau perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Novan menegaskan, tumpukan sampah yang terus meningkat setiap hari menunjukkan bahwa Samarinda membutuhkan cara pandang baru yang lebih modern, berkelanjutan, dan melibatkan warga secara langsung. “Kalau pendekatannya masih sama seperti 10 tahun lalu, hasilnya juga akan sama. Kita perlu mengubah sistem, bukan hanya menambah tenaga di lapangan,” ujar dia.

Ia menyoroti bahwa kota ini menghasilkan ratusan ton sampah setiap hari, sementara kapasitas TPA semakin terbatas. Karena itu, konsep ekonomi sirkular menurutnya harus ditempatkan sebagai pondasi utama dalam kebijakan pengelolaan sampah. Limbah yang selama ini dibuang, kata dia, seharusnya diposisikan sebagai bahan baku yang bisa kembali ke rantai produksi.

Baca Juga :  Hak Masyarakat Adat Disebut Penting Dilindungi Pemerintah Jelang Pembangunan Ibu Kota Nusantara

“Ketika sampah dipandang sebagai komoditas, maka pola kerjanya berubah. Ada peluang daur ulang plastik, ada ruang untuk kompos, bahkan limbah kerajinan bisa dipasarkan. Ini membuka ekonomi baru yang selama ini tidak disentuh,” paparnya.

Komisi IV, lanjut Novan, mendorong Pemkot memperkuat ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah, unit daur ulang skala kecil, hingga pelatihan wirausaha berbasis lingkungan. Ia menilai masyarakat tidak boleh dibiarkan hanya sebagai objek kebersihan, melainkan harus menjadi pelaku dalam mata rantai pengelolaan limbah.

“Pelibatan warga itu wajib. Tanpa itu, sampah tetap menumpuk meski angkutan ditambah. Ketika masyarakat punya manfaat ekonomi, mereka akan ikut menjaga sistemnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Rapat Internal Pimpinan DPRD Kaltim Bahas Agenda Kegiatan DPRD

Ia menambahkan, DPRD siap memperkuat dukungan anggaran terutama untuk sektor pendidikan lingkungan dan penyediaan fasilitas pemilahan sampah di permukiman dan sekolah. Namun, fasilitas itu harus diimbangi dengan kepastian pasar bagi hasil daur ulang sehingga program tidak berhenti di gudang atau TPS.

Novan juga mendorong dunia usaha dan pelaku industri kreatif untuk ikut membangun rantai pasok daur ulang. Kolaborasi multipihak dianggap penting agar pengelolaan sampah tidak bergantung pada pemerintah semata. “Sampah ini persoalan kota, bukan persoalan satu dinas. Semua pihak harus masuk,” katanya.

Ia mengingatkan, selama pendekatan masih reaktif dan hanya mengandalkan penanganan akhir, maka persoalan sampah akan terus berulang. “Kita butuh perubahan berpikir. Dari membuang ke memanfaatkan, dari beban menjadi sumber daya,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:16 WIB

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB