DPRD Samarinda Soroti Minimnya Jalur Pejalan Kaki, Rohim Desak Kota Lebih Ramah Pengguna Non-Kendaraan

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai pembangunan transportasi selama ini terlalu berfokus pada kendaraan bermotor, sementara kebutuhan pejalan kaki dan pengguna sepeda belum menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya menciptakan kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warga, terutama di kawasan aktivitas tinggi.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan banyak fasilitas pedestrian yang rusak, terhalang parkir liar, atau bahkan tidak tersedia sama sekali di beberapa ruas jalan. Situasi ini, menurutnya, menjadi ironi bagi kota yang terus berkembang.

“Kita bicara kota maju, tapi trotoarnya tidak ramah untuk pejalan kaki. Bahkan ada yang dialihfungsi jadi tempat usaha atau parkir,” ujarnya.

Rohim menilai, perbaikan transportasi tidak hanya soal menambah jalan atau mengatur arah kendaraan. Kota yang baik, katanya, harus memberi ruang setara bagi seluruh pengguna jalan, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak, pelajar, dan lansia.

Baca Juga :  DPRD Ingatkan Pemkot Tidak Panik Hadapi Tekanan Fiskal: “Fokus Pada Dampak Nyata”

“Tata kota harus berpihak pada keselamatan. Kalau pejalan kaki tidak merasa aman, berarti ada yang harus dibenahi,” tegasnya.

Ia mendorong Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR melakukan pemetaan jalur pedestrian prioritas, terutama di sekitar sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, dan kawasan perkantoran. Jalur yang jelas, lebar, dan bebas hambatan dinilai berdampak langsung pada kenyamanan warga.

“Mulai dari depan sekolah sampai pusat layanan publik, trotoar harus layak. Itu bukan estetika, tapi kebutuhan dasar,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, menyebut pihaknya siap mengawal anggaran pemeliharaan pedestrian agar tidak selalu kalah oleh proyek jalan kendaraan bermotor. Ia menekankan bahwa pembangunan harus menyentuh kepentingan kelompok pengguna yang paling banyak, bukan hanya pemilik kendaraan pribadi.

Baca Juga :  Ronal Stephen Dorong Digitalisasi Data TPU untuk Atasi Kekacauan Administrasi Pemakaman di Samarinda

“Kami ingin anggaran kota digunakan untuk fasilitas yang dinikmati seluruh warga. Trotoar dan jalur sepeda harus mendapat porsi setara,” katanya.

Celni juga menyoroti pentingnya penertiban aktivitas yang mengganggu pedestrian. Ia menegaskan bahwa regulasi tanpa pengawasan hanya akan membuat persoalan berulang setiap tahun.

“Kalau pedagang atau parkir liar dibiarkan menempati trotoar, secantik apa pun pembangunannya tidak akan bertahan lama,” tandasnya.

DPRD berharap pembenahan jalur pejalan kaki menjadi bagian dari transformasi tata kota yang lebih inklusif. Perubahan ini dinilai penting untuk mendorong budaya berjalan kaki, mengurangi ketergantungan kendaraan, dan meningkatkan kualitas ruang publik.

“Kota yang baik bukan hanya yang jalannya lebar, tapi yang membuat warganya merasa aman saat melangkah,” pungkas Rohim.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru