DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Keluhan Warga soal Fasilitas Umum, Novan Minta Evaluasi Menyeluruh

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda  – DPRD Kota Samarinda menyoroti meningkatnya laporan warga terkait kerusakan fasilitas umum di sejumlah kawasan, mulai dari taman, penerangan jalan, hingga sarana bermain anak. Komisi IV menilai kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap pola pemeliharaan fasilitas publik di tingkat kota.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan banyak fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar namun tidak dirawat secara berkelanjutan. Akibatnya, beberapa sarana terlihat terbengkalai dan tidak lagi nyaman digunakan masyarakat.

“Warga sering mengeluhkan lampu taman padam, alat permainan rusak, atau jalur pedestrian yang tidak terawat. Ini masalah klasik yang perlu penanganan sistematis,” ujarnya.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Kenalkan Olahraga Tradisional di Sekolah untuk Regenerasi dan Pembangunan Minat Anak

Menurutnya, pola perawatan selama ini terlalu bergantung pada laporan masyarakat. Padahal, pemerintah daerah seharusnya memiliki sistem monitoring berkala untuk memastikan seluruh fasilitas publik tetap dalam kondisi optimal.

“Tidak semua warga mau melapor, sehingga banyak kerusakan terlambat diketahui. Pemkot harus punya mekanisme pengecekan rutin, bukan menunggu aduan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara OPD terkait, terutama dinas yang menangani ruang terbuka hijau, kebersihan, dan sarana prasarana kota. Koordinasi yang tidak terpadu membuat penanganan kerusakan sering memakan waktu lama.

“Kalau taman rusak, siapa yang memperbaiki? Kalau penerangan padam, siapa yang bertanggung jawab? Ini harus jelas. Koordinasi lintas dinas wajib diperkuat,” tegasnya.

Baca Juga :  500 Mahasiswa Hadir, Dispora Kaltim Tekankan Pentingnya Ekonomi Kreatif bagi Pemuda Kaltim

Selain perawatan rutin, Novan mendorong pemerintah agar menyediakan kanal pelaporan digital yang lebih responsif, sehingga warga dapat menyampaikan temuan kerusakan secara cepat dan terverifikasi.

“Dengan sistem pelaporan yang rapi, pemerintah bisa memetakan area rawan kerusakan dan membuat prioritas perbaikan,” tambahnya.

Komisi IV memastikan akan terus mengawal peningkatan pemeliharaan fasilitas umum sebagai bagian dari pelayanan dasar kota. Ia menilai fasilitas publik yang terawat adalah indikator penting kenyamanan warga.

“Kota yang ramah bukan hanya dibangun, tapi juga dijaga. Fasilitas umum harus bisa dinikmati setiap hari, bukan hanya saat baru diresmikan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru