DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Transparansi Layanan Publik, Bukan Hanya Saat Pemilu

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai keterbukaan informasi pemerintah kepada warga masih perlu ditingkatkan, terutama terkait proses dan dasar pengambilan keputusan publik. Minimnya akses informasi membuat sebagian masyarakat menilai kebijakan pemerintah secara sepihak tanpa memahami latar belakangnya.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan bahwa pola komunikasi pemerintah hari ini cenderung bersifat top-down, sehingga penjelasan mengenai alasan, urgensi, atau dampak kebijakan tidak tersampaikan merata ke masyarakat.

“Banyak keputusan publik dianggap tiba-tiba oleh warga, padahal prosesnya panjang. Yang kurang adalah penjelasan. Transparansi bukan hanya angka, tapi juga alasan di balik kebijakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Upayakan Program Giat Olahraga Sejak Dini

Novan menuturkan, ketika informasi disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami, masyarakat akan lebih mampu menilai kebijakan secara proporsional. Hal ini sekaligus menekan potensi kesalahpahaman yang kerap muncul di ruang publik.

“Kalau prosesnya jelas, warga tidak mudah terprovokasi oleh opini di media sosial. Mereka tahu mana data resmi dan mana yang hanya asumsi,” katanya.

Ia mendorong agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mulai menyiapkan format penyampaian informasi yang lebih sederhana dan dekat dengan warga, misalnya melalui kanal digital yang mudah diakses, forum terbuka di lingkungan RT, hingga publikasi yang menjelaskan sebab-akibat suatu kebijakan.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Lakukan Sidak ke Tambang dan Menemukan Kejanggalaan Serius

“Bukan semua orang membaca dokumen formal. Pemerintah harus hadir dengan cara yang lebih membumi, karena informasi publik itu hak masyarakat,” tegasnya.

Novan memastikan Komisi IV akan memperkuat pengawasan pada aspek transparansi layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial. Ia menilai keterbukaan yang baik akan meningkatkan kepercayaan publik dan mendorong kolaborasi yang lebih sehat antara pemerintah dan masyarakat.

“Ketika warga paham alurnya, mereka ikut menjaga. Pembangunan itu hanya efektif jika pemerintah dan masyarakat saling percaya,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda
Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT
Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah
DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda
Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama
Iswandi Apresiasi Kinerja Pengawasan Keuangan di Kaltim yang Selama Ini Berjalan Konsisten dan Bersih dari Konflik
DPRD Nilai Bank Mandiri dan BTN Tidak Berkontribusi Terhadap Pembangunan di Samarinda
DPRD Samarinda Soroti Sejumlah Ruas Jalan yang Masih Gelap di Malam Hari
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:12 WIB

Komisi II DPRD Samarinda Melontarkan Kritik Tajam terhadap Pengelolaan Anggaran Disdag Kota Samarinda

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:33 WIB

Sry Puji Astuti ; Tidak Ada Ruang Buat Pelaku LGBT

Senin, 29 Juni 2026 - 01:31 WIB

Usai Gelar RDP bersama OPD, Iswandi ; Kami Menemukan Persoalan Serius Pengadaan Videotron Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:22 WIB

DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Sektor Perbankan Bersama Pemkot Samarinda

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:25 WIB

Iswandi Kritisi Pemkot Terkait Gedung Bekas Plaza 21 yang Dibiarkan Terbengkalai dalam Waktu Lama

Berita Terbaru