Komisi IV DPRD Kaltim Minta Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, angkat bicara mengenai munculnya penolakan dan kekhawatiran masyarakat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Ia menilai wajar jika program berskala nasional seperti MBG memunculkan pro dan kontra, mengingat pelaksanaannya masih membutuhkan penyempurnaan.

“MBG adalah program pemerintah pusat. Kita percaya apa yang menjadi kelemahan atau kekurangan program MBG saat ini akan diperbaiki oleh penyelenggara utama,” ujarnya.

Meski begitu, Darlis menegaskan bahwa setiap program pemerintah perlu dievaluasi, termasuk MBG. Ia menyoroti pentingnya peran Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penyelenggara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi program tersebut di sekolah-sekolah.

Baca Juga :  Hak Masyarakat Adat Disebut Penting Dilindungi Pemerintah Jelang Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Menurutnya, meskipun berbagai stigma negatif muncul di masyarakat, program MBG tetap memberikan banyak manfaat, terutama dalam pemenuhan gizi anak. Namun, kasus-kasus dugaan keracunan yang terjadi harus ditelusuri lebih dalam oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang bertanggung jawab langsung dalam penyediaan makanan.

Darlis juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi makanan hingga sampai ke sekolah-sekolah. Ia menilai kualitas makanan harus dijaga agar tetap segar dan layak konsumsi oleh para siswa. Dengan evaluasi yang menyeluruh, ia berharap kekhawatiran masyarakat dapat diminimalisir.

Baca Juga :  Muhammad Samsun Desak Pemerintah Naikkan Dana Jaminan Reklamasi Tambang

“Kita harus meyakinkan orang tua siswa bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki, sehingga kekhawatiran terhadap makanan yang disajikan tidak membahayakan putra-putrinya,” pungkasnya.

DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan MBG agar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan anak di daerah. (Adv).

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru