DPRD Samarinda Minta Reformasi Pembayaran Daerah Diperluas: Fokus pada Integrasi, Bukan Sekadar Digitalisasi

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim,co. Samarinda – Upaya digitalisasi keuangan daerah dinilai belum cukup apabila tidak dibarengi dengan integrasi menyeluruh antar-sektor penerimaan. Komisi II DPRD Kota Samarinda menegaskan bahwa elektronifikasi transaksi daerah harus menjadi agenda pembenahan sistemik, bukan hanya perpindahan metode pembayaran dari tunai ke non-tunai.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan bahwa pemerintah kota perlu membangun ekosistem transaksi yang benar-benar terkoneksi, sehingga alur penerimaan dan pengeluaran dapat dipantau secara real time dan minim celah penyimpangan.

“Digitalisasi itu bukan sekadar pindah ke aplikasi. Yang kita butuhkan adalah sistem yang terhubung dari hulu sampai hilir, mulai dari pungutan kecil hingga penerimaan besar,” ujarnya usai mengikuti pertemuan evaluasi kinerja fiskal daerah.

Baca Juga :  KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar

Menurutnya, perbaikan tata kelola keuangan harus menekankan transparansi yang dapat diakses lintas perangkat daerah. Tanpa integrasi, potensi kebocoran penerimaan tetap bisa terjadi meski pembayaran sudah dilakukan secara elektronik.

“Kalau datanya tercecer di banyak sistem, kita tetap sulit mengukur capaian PAD secara utuh. Itulah kenapa integrasi menjadi kunci,” tegasnya.

Iswandi juga menilai elektronifikasi transaksi berperan penting untuk menghapus praktik pungutan yang tidak resmi serta mempercepat proses administrasi. Namun ia mengingatkan bahwa sistem elektronik perlu diikuti peningkatan literasi digital pada petugas lapangan agar implementasinya tidak terhambat.

“Digitalisasi tidak boleh hanya bagus di atas kertas. Petugas di lapangan juga harus siap, agar penerapan sistemnya tidak mandek,” katanya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Dorong Otorita IKN Fokus Peningkatan Sektor Pangan Seiring Pertumbuhan SDM

Ia mendorong pemerintah kota mempercepat penyatuan kanal pembayaran, memperkuat pengawasan digital, serta menyiapkan pusat kendali data yang mampu merekam seluruh arus transaksi daerah.

“Kalau seluruh transaksi tercatat otomatis, kita bisa melihat mana sektor yang stagnan, mana yang tumbuh, dan di mana letak kebocoran. Itu yang akan memperkuat PAD kita,” tambahnya.

Iswandi berharap penguatan sistem keuangan digital dapat memberi dampak langsung pada pelayanan publik, bukan sekadar memperbaiki angka dalam laporan fiskal.

“Tujuan akhirnya adalah manfaat bagi warga. Kalau keuangan daerah dikelola lebih akuntabel, pelayanannya juga pasti lebih baik,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

KESMI Samarinda Soroti Dugaan Suap 36 M dan Dokumen Terbang KSOP Samarinda Usai Gelar Aksi di Kejati Kaltim
KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG
​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis
KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar
DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah
DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan
DPRD Samarinda Minta Pemerataan Anggaran Sekolah untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
DPRD Samarinda Siapkan Aturan Baru Ketenagakerjaan untuk Tekan Konflik Industrial
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:28 WIB

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:23 WIB

​Pesan Tegas Muhammad Alif Usai Dilantik Ketua IMM Samarinda: Kita Adalah Mitra Kritis

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:48 WIB

KNPI Samarinda Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari, Diduga Bus Tambang Loajanan Kukar

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:09 WIB

DPRD Samarinda Dorong Reformasi OPD untuk Percepat Transformasi Ekonomi Daerah

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:05 WIB

DPRD Samarinda Dorong Rumah Aman Jadi Pusat Pemulihan Korban Kekerasan

Berita Terbaru

Diskominfo

Andi Harun Percaya Neneng Mampu Hadapi Tantangan 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:38 WIB