RadiusKaltim. co, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra meminta Pemerintah Kota (Pemkot) menangani maraknya Anak Jalanan (Anjal) hingga Gembel dan Pengemis (Gepeng) di persimpangan lampu merah di Samarinda.
Menurut Samri, rutinitas Anjal dan Gepeng di setiap persimpangan sudut kota sering kali menggangu pengguna jalan. Bahkan tak jarang terdapat aksi anarkis yang dilakukan agar mendapat uang dari pengendara.
“Aktifitas anjal ini sangat mengganggu penggunna jalan, bahkan lebih parahnya lagi terdapat aksi anarkis untuk mendapatkan uang dari pengendara,”pungkasnya.
Lebih lanjut, beredar kabar bahwa anak jalanan melakukan perusakan kendaraan dengan cara menggores badan mobil beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan pemilik kendaraan enggan memberikan sejumlah uang yang berujung aksi anarkis.
“Tentu banyak pengguna jalan yang resah dengan keberadaan Anjal dan Gepeng ini,” ujar Samri, Kamis (26/6/2025).
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Organisasi Persngkat Daerah (OPD) terkait untuk menertibkan para Anjal dan Gepeng yang beraktifitas disetiap titik kota.
Selain itu, ia juga mengimbau, masyarakat tetap tidak memberikan uang kepada para anak jalanan maupun pengemis. Hal ini dilakukan untuk menghentikan aktifitas mereka di jalan.
“Ini upaya kita, supaya mata pencaharian dengan meminta di jalan berhenti. Terlihat seperti tidak memiliki empati, tetapi ini kebiasaan buruk yang harus diubah,” paparnya.
Meski begitu, diakuinya, proses penertiban masih terkendala anggaran operasional hingga wadah tampung. Sehingga upaya pengendalian anak jalanan dan pengemis tidak bisa optimal.
“Masalah tidak hanya menertibkan saja, tetapi setelah ditangkap mereka mau ditampung kemana,” imbuhnya.
Terlebih, lanjut dia, rata-rata anak jalanan dan pengemis tersebut bukan penduduk asli Samarinda, melainkan luar daerah.
Ia berharap Pemkot bisa mengambil langkah konkrit menyelasaikan masalah tersebut, melalui program sosial dan pemberdayaan ekonomi mandiri.
“Agar kita bisa mengurangi dan bahkan menghilangkan para anak jalanan dan pengemis di Samarinda,” tandasnya.









