RadiusKaltim. co, Samarinda – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Samarinda belum dimanfaatkan secara maksimal, terlihat dari rendahnya partisipasi warga.
Menaggapi hal itu, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Novan Syahronny Pasie, menyayangkan rendahnya antusiasme warga terhadap layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan secara cuma-cuma.
“Baru 700 orang yang ikut program skrining kesehatan gratis ini, jauh dari target 10% penduduk Samarinda,” ungkap Novan. Rabu (21/5/2025)
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, baru sekitar 774 orang yang memanfaatkan layanan ini sejak dimulai pada 15 April lalu.
Novan mengatakan, bahwa rendahnya partisipasi dalam program PKG disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai program dan proses pendaftaran online.
“Jangan takut antre. Ini beda dari pelayanan biasa. Tapi ini perlu dilakukan edukasi lagi kepada warga. Di sinilah peran penting dari RT, dasawisma dan PKK,”papar Nya.
Dirinya berharap partisipasi warga dalam program PKG dapat meningkat setidaknya 40%, mengingat layanan tersedia di 26 puskesmas tanpa batasan domisili.
“Fasilitas ini harus dimanfaatkan oleh warga. Jangan sampai tunggu sakit dulu baru mau periksa,”tutup Novan Syahronny









