RadiusKaltim. co, Samarinda- Dengan selesainya pembangunan fisik Pasar Pagi, Samarinda berpotensi memiliki ikon baru yang dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata kota. Minggu (18/5/2025)
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar.
“Sebagian besar bangunan fisik sudah selesai. Hanya saja pembagian tempat untuk pedagang belum dilakukan,” jelasnya.
Kendati menghadapi hambatan berupa penolakan 38 pemilik ruko untuk menyerahkan lahan yang mengakibatkan perubahan desain, pembangunan Pasar Pagi tetap selesai sesuai target Pemkot Samarinda pada pertengahan 2025.
Deni berharap, dengan menyandang konsep semi modern ini nantinya akan lebih meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung. Sekaligus menjadi ikon baru di Kota Tepian.
“Kita juga tahu kalau Pasar Pagi lama kondisinya yang panas, kumuh, sering terjadi aksi kejahatan seperti pencopetan. Dengan diusungnya konsep pasar yang baru ini, kami berharap masyarakat akan lebih tertarik berbelanja di sana dengan rasa yang nyaman dan aman,” tukasnya.









