Sebagai Penunjang PAD Kota Samarinda, Komisi II segera Lakukan Hearing Dengan Mitra Kerjanya

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co,Samarinda- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Iswandi, angkat bicara terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pemasukan murni yang langsung masuk ke kas daerah sebagai penunjang dalam pengalokasian untuk kemaslahatan rakyat. Kamis, (27/2/2025).

Menyikapi hal tersebut, Iswan mengatakan, bahwa perlu ada langkah konkret untuk upaya peningkatan PAD, artinya sudah menjadi tanggung jawab besar pemangku kebijakan untuk terus meningkatkan PAD khususnya bagi Kota Samarinda.

“Diketahui, pada triwulan II tahun 2024, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda mencapai Rp. 462 miliar. Sementara pada semester I tahun 2024, realisasi PAD Samarinda mencapai 59,96 persen,” Jelas Iswandi

Baca Juga :  Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96: Generasi Muda Diimbau Jaga Persatuan dan Berperan Aktif dalam Kemajuan Bangsa

Lebih lanjut lagi, Iswandi menambahkan, bahwa anggaran baru jalan 1 bulan, dalam waktu dua minggu kedepan pihaknya akan memanggil mitra kerja untuk membicarakan beberapa langkah dan evaluasi.

“Dalam waktu dekat ini kita akan panggil OPD rekanan Komisi II, kita akan tanyakan apa yang sudah dikerjakan 2024 dan apa yang menjadi masalah,” terangnya pada Kamis 20 Februari 2025.

Menurutnya, langkah tersebut sebagai format untuk memilah dimana celah kebocoran anggaran yang menyebabkan PAD Samarinda bisa terhambat.

“Kita juga perlu membedah apa yang belum terjalalankan, serta ingin melihat rencana dalam 2025 agar kita bisa evaluasi per 3 bulan agar tidak berlarut larut,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Desak Pemrov Segera Umumkan UMP Tahun 2026

Iswandi menjelaskan, langkah itu sangat urgent untuk ditempuh, sebab kebocoran ini sudah jadi momok atas pengerjaan retribusi.

“Termasuk kita melihat angka dimana PAD bisa ditingkatkan, karena itu banyak hal kebocoran harus ditemukan,” paparnya.

Dengan begitu, Iswandi perlu mengkritisi, karena hal ini perlu dilakukan, maka pembedahan angka anggaran juga menentukan pembagian kepada kas daerah.

“Harus kritis, maka kami akan membedah angka anggaran dan pemasukan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember
Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana
Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan
Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU
Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan
Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar
Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WIB

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember

Rabu, 4 November 2026 - 17:52 WIB

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 November 2026 - 20:29 WIB

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Berita Terbaru

Diskominfo

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:52 WIB

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB