Pendapatan PI Migas Kukar Menurun, Bupati Aulia Kejar Tambahan Hak di Blok Gas ENI

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Pendapatan Kutai Kartanegara (Kukar) dari Participating Interest (PI) migas mengalami tren penurunan. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengupayakan tambahan PI dari blok gas yang dikelola ENI bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Aulia mengatakan, tambahan PI dari blok baru diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), terutama ketika penerimaan dari dua blok migas yang selama ini berjalan semakin berkurang.

“Kalau kita lihat dari laporan secara data serial terhadap pendapatan kita dari PI, utamanya sekarang ada dua blok yang sedang berjalan, itu memang gradualnya semakin menurun,” ujar Aulia saat diwawancarai di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga :  Bupati Kukar Beri Dua PR untuk 64 Pejabat yang Baru Dilantik

Ia menyebut, Pemkab Kukar kini berupaya bersama Pemprov Kaltim untuk memperoleh hak PI dari blok gas ENI. Langkah tersebut menjadi salah satu peluang untuk memperluas sumber pendapatan daerah dari sektor migas.

Selain memperjuangkan tambahan kepemilikan, Aulia juga menginginkan perusahaan daerah mengambil peran lebih aktif dalam kegiatan bisnis migas.

Menurutnya, kemampuan Perusda untuk menjalankan kegiatan usaha di sektor tersebut perlu dimanfaatkan agar manfaat ekonomi yang diterima daerah bisa lebih besar.

Baca Juga :  Sri Puji Astuti Soroti Minimnya Dana BOS dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Samarinda

Saat ini, MGRM sebagai BUMD Kukar telah menerima PI dari Blok Mahakam dan Blok Sanga-Sanga. Sementara pengajuan PI untuk Blok Eastkal Atakka masih berlangsung.

“Harapan kita optimalisasi PI dapat menjadi salah satu langkah memperkuat PAD Kukar di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan peran perusahaan daerah agar tidak hanya bergantung pada penerimaan dari kepemilikan PI, tetapi turut memperoleh manfaat dari aktivitas usaha migas. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember
Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana
Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan
Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU
Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan
Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar
Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WIB

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember

Rabu, 4 November 2026 - 17:52 WIB

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 November 2026 - 20:29 WIB

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Berita Terbaru

Diskominfo

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:52 WIB

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB