Pansus Renja DPRD Kaltim Gelar Rapat Perdana Bahas Rencana Kerja Tahun 2026

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co BALIKPAPAN – Panitia Khusus (Pansus) Penyusun Rencana Kerja (Renja) DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 menggelar rapat perdana pada Selasa (19/11/2024).

Rapat internal ini berlangsung di Ruang Daffodil Lavender, lantai 6 Astara Hotel Balikpapan, dengan agenda utama menyusun rencana kegiatan tim Renja DPRD Kaltim.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Pansus Renja Sarkowi V Zahry, didampingi Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua Pansus Muhammad Darlis Pattalongi, serta anggota pansus lainnya, yakni Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, Andi Satya Adi Saputra, dan La Ode Nasir. Turut hadir Tim Ahli Pansus Renja yang terdiri dari Dadang Imam Ghozali, Farah Silvia, Masrul, dan Sutarno Wijaya.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Dorong Pengelolaan Terpadu Wilayah Pesisir untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Ananda Emira Moeis, yang juga politisi PDI Perjuangan, menekankan pentingnya pembahasan menyeluruh dan komprehensif pada pertemuan pertama ini. “Rencana kerja apa saja yang sudah kita sempurnakan dan yang belum kita masukkan harus dibahas sedetail mungkin. Semua asas, termasuk asas kebersamaan, harus bisa terakomodasi dalam Renja,” ujar Ananda.

Hasil pembahasan Pansus Renja ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rancangan awal (ranwal) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2026.

Ketua Pansus Renja, Sarkowi V Zahry, menambahkan bahwa rapat perdana ini berfokus pada dua topik utama. Pertama, menentukan tema dan jangka waktu kerja pansus yang memiliki durasi tiga bulan. “Kita akan menyusun sejauh mana pekerjaan ini bisa diselesaikan, apakah cukup satu bulan atau memerlukan waktu penuh tiga bulan,” jelasnya.

Baca Juga :  Fuad Fakhruddin Apresiasi Upaya Andi Harun dalam Menata Kota Samarinda

Topik kedua adalah pengkajian berbagai masalah berdasarkan pengalaman anggota DPRD, termasuk masukan dari kegiatan reses dan lainnya. “Renja ini akan menjadi pedoman tidak hanya bagi DPRD tetapi juga bagi sekretariat sebagai pendukung kegiatan,” tambah Sarkowi.

Rapat ini diharapkan menghasilkan kerangka kerja yang solid dan terencana, sehingga dapat mendukung pelaksanaan program-program strategis DPRD Kaltim di tahun 2026. (adv).

Penulis : Herdi

Editor : Bustami

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru