Komisi IV DPRD Kaltim Bahas Penempatan Alumni PPG, Dorong Pemerataan Guru di Daerah

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menggelar audiensi bersama Ikatan Alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru di Kantor DPRD Kaltim. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang sebelumnya disampaikan para alumni PPG, sekaligus bentuk komitmen dewan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, mengungkapkan bahwa jumlah alumni PPG di Kaltim mencapai 241 orang. Namun, masih ditemukan kendala dalam penempatan tenaga pendidik. Ia menyoroti adanya dua lulusan asal Kaltim yang justru harus mengajar di luar daerah lantaran keterbatasan kuota guru di wilayah sendiri.

Baca Juga :  Hasanuddin Mas’ud Lakukan Pengecekan Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Wilayah Bontang

“Nah, data yang ada sekarang kan ternyata alumni PPG ini ada sekitar 241 orang,” ujar Darlis.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan guru di Kaltim masih sangat tinggi. Banyak sekolah bahkan terpaksa merekrut guru pengganti untuk mengisi kekurangan tenaga pendidik. Sayangnya, proses perekrutan kerap dilakukan secara cepat tanpa mempertimbangkan kualifikasi maupun spesifikasi yang diperlukan.

Menurut Darlis, seleksi guru saat ini dilakukan secara nasional melalui sistem berbasis komputer. Dalam sistem itu, peserta dapat memilih lokasi penempatan sesuai preferensi. Ia menilai mekanisme tersebut mampu menghasilkan tenaga pendidik profesional yang siap mengajar sesuai kebutuhan daerah.

Baca Juga :  Pendapatan Kaltim Anjlok Rp6 Triliun, APBD 2026 Harus Disusun Ulang

“Tenaga pengajar calon guru memiliki kualifikasi yang jelas, jenjang pendidikan juga jelas, karena mereka ditraining selama dua semester atau satu tahun untuk siap mengajar,” tambahnya.

Darlis berharap ke depan penempatan guru dapat lebih memperhatikan kebutuhan riil di daerah. Dengan demikian, pemerataan tenaga pendidik dapat tercapai dan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur semakin meningkat. (Adv).

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru