Ketua DPRD Kaltim: Serapan APBD 2026 Diprediksi Hanya Capai Rp14 Triliun, Pemprov Diminta Fokus pada Program Prioritas

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mengungkapkan bahwa serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim tahun 2026 diperkirakan tidak akan mencapai nilai penuh sebesar Rp15,15 triliun. Menurutnya, kemampuan serapan anggaran daerah rata-rata hanya mencapai 90 persen setiap tahun.

“Walaupun anggarannya ditetapkan Rp15 triliun lebih, realisasi tidak sampai sebesar itu. Serapan anggaran hanya sekitar 90 persen, jadi kurang lebih Rp14 triliun,” ujar Hasanuddin.

Ia menekankan bahwa kondisi tersebut harus menjadi dasar bagi pemerintah provinsi untuk menetapkan prioritas pembangunan secara lebih selektif. Program yang dianggarkan, kata Hasanuddin, harus diarahkan pada sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca Juga :  Warga Sungai Pinang Dalam Usulkan Posyandu dan Penguatan Siskamling kepada Anggota DPRD Kaltim

“Anggaran akan diprioritaskan untuk program peningkatan kualitas manusia seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Selain itu, penguatan ekonomi berbasis UMKM juga harus diperhatikan,” jelasnya.

Hasanuddin juga menyoroti situasi fiskal yang akan dihadapi Kaltim pada tahun anggaran mendatang. Ia mengungkapkan adanya penurunan pendapatan daerah hampir Rp6 triliun yang menyebabkan ruang fiskal pemerintah provinsi semakin terbatas.

Baca Juga :  Staf Humas Sekretariat DPRD Kaltim Raih Prestasi di Lomba Fotografi Workshop Fotografi

“Penurunannya cukup besar. Karena itu, pemerintah harus lebih bijak memprioritaskan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, DPRD Kaltim mendorong pemerintah provinsi memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran guna menjaga kualitas layanan publik serta mendukung pembangunan daerah secara optimal. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru