Pemkab Kukar Jelaskan Strategi Menggerakkan Ekonomi untuk Tekan Deflasi

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radiuskaltim.co, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminjam Rp820 miliar dari Bankaltimtara sebagai bagian dari strategi menggerakkan perputaran uang di masyarakat ketika kondisi perekonomian daerah mengalami tekanan.

 

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menjelaskan, pada awal Februari, Kukar mengalami deflasi sekitar 1,2 persen. Dalam penjelasannya, kondisi tersebut dikaitkan dengan rendahnya perputaran uang di masyarakat.

 

“Waktu itu kami melihat perputaran uang di masyarakat sedang rendah. Karena itu, kami mengambil langkah untuk mendorong kegiatan ekonomi,” kata Aulia di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga :  Dilantik Jadi Sekda, Neneng Chamelia Hadapi Tantangan Berat Efisiensi dan Fiskal Daerah

 

Ia mengatakan, dana pinjaman tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat melalui pihak ketiga yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

 

“Dana itu kami salurkan melalui pihak ketiga yang bekerja sama dengan pemerintah. Tujuannya supaya uang bisa kembali beredar di masyarakat,” ujarnya.

 

Setelah langkah tersebut dilakukan, kondisi perekonomian kembali dievaluasi. Aulia menyebut hasil evaluasi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kondisi ekonomi membaik.

 

“Setelah itu, kondisi ekonomi kami evaluasi lagi bersama data dari BPS. Hasil evaluasinya menunjukkan kondisi yang membaik,” jelasnya.

Baca Juga :  Usai Pembangunan Fisik Pasar Pagi, DPRD Samarinda Nilai Berpotensi Tingkatkan PAD

 

Ia menambahkan, pemantauan inflasi tetap dilakukan melalui TPID. Rapat mingguan menjadi sarana untuk melihat perkembangan harga dan menentukan langkah pengendalian.

 

“Setiap minggu kami membahas perkembangan inflasi. Kami melihat datanya dan membicarakan langkah yang bisa dilakukan,” tuturnya.

 

Menurut Aulia, pengendalian inflasi perlu berjalan bersama upaya menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah juga terus mendorong akses pembiayaan melalui TPAKD.

 

“Kami ingin ekonomi tetap bergerak. Karena itu, pengendalian inflasi dan akses keuangan harus berjalan sesuai tugas masing-masing,” pungkasnya. (Adv/Hrd)

Berita Terkait

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember
Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana
Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan
Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU
Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan
Rendi Solihin Soroti Ancaman Kekurangan Air Bersih di Wilayah Pesisir Kukar
Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:54 WIB

Mini Mall Pelayanan Publik Kembang Janggut Ditargetkan Meluncur Desember

Rabu, 4 November 2026 - 17:52 WIB

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Sekitar 1.600 Perangkat Desa di Kukar Berpeluang Tingkatkan Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 November 2026 - 20:29 WIB

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Berita Terbaru

Diskominfo

Pemkab Kukar Dorong Percepatan Pembangunan SPBN Anggana

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:52 WIB

Diskominfo

Camat Anggana Hadiri RDP Komisi III Bahas Kebutuhan LPJU

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:31 WIB

Diskominfo

Sunggono Minta Persiapan MTQH Kaltim Dikawal hingga Pelaksanaan

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:29 WIB