Andi Satya Adi Saputra Ingatkan “Tri Wabah Online”: Narkoba, Judi Online, dan Pornografi Ancam Generasi Muda

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, mengingatkan generasi muda untuk mewaspadai bahaya narkoba, judi online, dan pornografi yang ia sebut sebagai “tri wabah online”. Tiga persoalan tersebut, menurutnya, telah menyebar luas dan menimbulkan dampak serius bagi kesehatan, ekonomi, hingga moral masyarakat.

Peringatan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika, dan Psikotropika. Kegiatan berlangsung di Kantor Bankaltimtara Prioritas, Awang Long Samarinda, Minggu (7/12/2025).

“Narkoba merusak tubuh, judi online memiskinkan dan menghancurkan ekonomi, sementara pornografi merusak akhlak dan rumah tangga. Itulah yang saya sebut tri wabah online,” tegas Andi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Salehuddin; Peningkatan Kualitas SDM Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan di Kaltim

Dokter sekaligus anggota DPRD tersebut menjelaskan bahwa kecanduan terhadap tiga aktivitas itu berkaitan erat dengan mekanisme dopamin di otak yang memunculkan rasa senang. Ia menuturkan bahwa dopamin memang muncul secara alami saat seseorang makan, berolahraga, mendengarkan musik, atau membaca Al-Qur’an.

“Namun jika dopamin dipacu dari hal-hal buruk seperti narkoba, alkohol, judi, atau pornografi, rasa senangnya hanya sebentar, tetapi efek ketergantungannya sangat kuat,” jelasnya.

Andi mengungkapkan bahwa penggunaan narkoba mampu meningkatkan produksi dopamin hingga lebih dari 500 persen, membuat penggunanya cepat kecanduan. Pola serupa juga ditemukan pada perilaku judi online dan konsumsi pornografi.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Kaltim Resmikan Lapangan Mini Soccer dalam Apel Pagi

“Judi online itu menjerumuskan. Menang sekali, ingin menang lagi. Kalah pun tetap penasaran. Banyak yang mengatakan kecanduan judi online justru lebih sulit disembuhkan dibanding narkoba,” ujarnya.

Ia berpesan agar generasi muda, khususnya mahasiswa, tidak mencoba-coba dan mampu membentengi diri dari paparan ketiga wabah digital tersebut. Andi menambahkan bahwa persoalan narkoba kini semakin kompleks karena diperkuat oleh kemudahan akses digital.

“Anak muda harus pintar menjaga diri. Jangan beri ruang sedikit pun untuk tiga hal ini merusak masa depan,” pungkasnya. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru