DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan Infrastruktur di Kutai Barat dan Mahakam Ulu

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menyoroti lebarnya ketimpangan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman, khususnya Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu). Dua daerah tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat dan sangat berpengaruh terhadap layanan publik.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengatakan bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kubar dan Mahulu sebenarnya sudah lama menjadi perhatian pemerintah provinsi. Namun, realisasinya belum optimal dalam beberapa tahun terakhir akibat sejumlah kendala.

Baca Juga :  Sigit Wibowo, Narasumber Bimtek Penguatan LPM di Kelurahan Graha Indah Balikpapan

“Ya, sarana prasarana terutama infrastruktur masih menjadi perhatian utama kami. Kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak yang harus dibenahi,” ujar Salehuddin.

Ia menjelaskan, kondisi geografis yang menantang serta kebutuhan anggaran yang cukup besar menjadi dua faktor utama yang menghambat percepatan pembangunan. Jalan penghubung antar-kecamatan, poros utama, dan akses antarkampung masih sering dikeluhkan warga, terutama saat musim penghujan ketika kondisi jalan semakin memburuk.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Warga masih mengandalkan jalur darat sebagai akses utama, jadi kualitas jalannya berpengaruh langsung pada aktivitas harian mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Konflik Pengelolaan SDA Jadi Perhatian Darlis Pattolongi

DPRD Kaltim menekankan pentingnya pemerataan pembangunan agar wilayah pedalaman tidak terus tertinggal dari kawasan perkotaan. Menurut Salehuddin, perbaikan infrastruktur menjadi kunci untuk mempercepat layanan publik, mempermudah distribusi ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dua wilayah tersebut.

Ia berharap pemerintah provinsi dapat mengalokasikan perhatian dan anggaran yang lebih besar demi memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke daerah terpencil. (Adv).

Penulis : Herdi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB