Agus Aras Soroti Masalah Kebutuhan Dasar di Kutai Timur, Mulai Infrastruktur hingga Pendidikan

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Aras, menyoroti masih banyaknya persoalan kebutuhan dasar yang dialami masyarakat Kutai Timur (Kutim). Hal ini ia ungkapkan setelah melakukan reses di 12 titik wilayah Kutim dan menerima sejumlah keluhan warga.

“Yang jelas yang selalu menjadi keluhan itu kebutuhan dasar,” ujar Agus.

Menurutnya, persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat mencakup ketersediaan listrik, kondisi infrastruktur jalan, serta fasilitas pendidikan, khususnya di tingkat SMA dan SMK. Ia menyebut masih banyak pelajar di Kutim yang kesulitan mengakses sekolah karena jarak yang jauh dan akses jalan yang belum memadai.

Baca Juga :  "Ananda Moeis Mencuat Sebagai Bacalon Ketua DPD PDIP KALTIM"

“Kebutuhan dasar seperti listrik, infrastruktur jalan, dan fasilitas pendidikan, khususnya SMA dan SMK, masih menjadi persoalan serius,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah di Kutim.

Selain itu, Agus juga menyoroti layanan air bersih yang dinilai masih minim. Meski Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) telah dibangun di sejumlah lokasi, distribusi air bersih belum berjalan optimal.

“PDAM yang sudah dibangun tapi belum bisa berfungsi maksimal terhadap pelayanan kepada masyarakat tentu ini juga perlu mendapat perhatian karena ini menjadi kebutuhan dasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Ingatkan Pentingnya Pemahaman Hukum bagi Masyarakat

Agus berharap hasil reses tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk lebih fokus menangani kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan bahwa anggaran daerah seharusnya diprioritaskan untuk sektor-sektor yang langsung menyentuh kesejahteraan warga.

Menurutnya, penyelesaian persoalan kebutuhan dasar bukan hanya terkait pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan komitmen pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kutai Timur. (Adv).

Penulis : Adi

Editor : Syahfril

Berita Terkait

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda
DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring
Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM
DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya
Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID
Hasanuddin Sebut Minimnya Standar Pelatihan untuk Daerah Sebabkan Ketimpangan Serapan Anggaran
Pemprov Diminta Siapkan Kajian Mendalam Sebelum Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional
Tekanan Fiskal 2026 Bisa Ganggu Peran Kaltim sebagai Penyangga IKN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 12:13 WIB

Komisi IV Desak Penutupan Permanen Seluruh Titik Prostitusi Ilegal di Samarinda

Senin, 15 Desember 2025 - 12:11 WIB

DPRD Desak Pemerintah Pastikan Keberlanjutan Folder Sungai Siring

Senin, 15 Desember 2025 - 12:09 WIB

Fokus Penanganan Banjir Masih Terpecah, DPRD Dorong Prioritaskan Hulu SKM

Senin, 15 Desember 2025 - 12:07 WIB

DPRD Minta Skema Pengawasan Dana RT di Kutim Diperkuat, Bukan Hanya Besaran Anggarannya

Senin, 15 Desember 2025 - 12:06 WIB

Sengketa Internal Dianggap Akibat Minimnya Prosedur Kolektif, DPRD Kaltim Dorong Transparansi Seleksi KPID

Berita Terbaru

Kaltim

KETIKA HUTAN HILANG DAN KESEJAHTERAAN TAK KUNJUNG DATANG

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:28 WIB