Sri Puji Astuti: Pembelajaran Jarak Jauh akibat Kabut Asap Belum Efektif bagi Semua Siswa

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadiusKaltim.co, Samarinda – Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat memburuknya kualitas udara dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Samarinda mendapat perhatian DPRD Kota Samarinda.

 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai penerapan PJJ belum sepenuhnya efektif karena masih terdapat kendala perangkat pembelajaran dan akses internet yang dialami sebagian siswa.

 

Menurutnya, PJJ merupakan langkah darurat untuk melindungi anak-anak dari paparan udara yang tidak sehat. Namun, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kesiapan siswa, orang tua, dan sekolah agar proses belajar tetap berjalan.

Baca Juga :  Ekti Imanuel Soroti Minimnya Perbaikan Jalan Kubar-Mahulu, Harapkan Kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah

 

“Kalau kita bilang efektif atau tidak, tentu tidak efektif,” ujar Sri Puji Astuti, saat diwawancara Selasa (20/10/2026).

 

Ia menyoroti keterbatasan fasilitas digital yang dapat membuat sebagian siswa kesulitan mengikuti pelajaran dari rumah. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesenjangan pembelajaran apabila tidak disertai dukungan yang memadai.

 

“Tidak semua keluarga memiliki fasilitas yang memadai. Itu perlu menjadi pertimbangan agar dapat menciptakan efektivitas dan tidak terjadi kesenjangan,”tuturnya

Baca Juga :  Adriansyah Nilai 5 OPD di Lingkungan Pemkot Harus Kolaborasi Tangani Banjir Samarinda

 

Lebih lanjut, DPRD berharap pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada perubahan metode belajar, tetapi juga memperhatikan penyebab utama gangguan pendidikan tersebut, yakni kualitas udara akibat karhutla.

 

Penanganan karhutla, pemantauan kualitas udara, serta penyampaian informasi yang jelas kepada orang tua dan sekolah perlu berjalan beriringan. Dengan demikian, keselamatan siswa tetap terjaga tanpa mengabaikan hak mereka untuk memperoleh pendidikan.

Berita Terkait

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain
Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN
Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja
ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah
Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah
Efisiensi Anggaran Tak Boleh Hentikan Kukar Kaya Festival
Aji Ali Husni Minta Atlet Kukar Jaga Mental dan Sportivitas
Ikuti Lima Kejuaraan Olahraga di Kaltim, Kukar Kirim 2500 Atlet
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:09 WIB

Rendi Solihin Minta Transparansi Retribusi Pantai Tanah Merah Diterapkan di Destinasi Wisata Lain

Minggu, 1 November 2026 - 19:06 WIB

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 November 2026 - 19:03 WIB

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:57 WIB

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Bupati Aulia Minta Pelaku Seni Tingkilan Diberi Ruang Tampil di Kegiatan Daerah

Berita Terbaru

Diskominfo

Korpri Kukar Disiapkan Jadi Penopang Kesejahteraan ASN

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:06 WIB

Diskominfo

Pemkab Kukar Perluas Dorongan Perlindungan bagi Pekerja

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:03 WIB

Diskominfo

ASN Kukar Bisa Kuliah S3 di Jepang Lewat Program Beasiswa Daerah

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:57 WIB